Pagi-Pagi, Jasad Wanita Paruh Baya Ditemukan Tergantung di Pohon

Oleh Reza Efendi pada 06 Agu 2019, 05:00 WIB
Diperbarui 06 Agu 2019, 05:00 WIB
korban tergantung di pohon dengan seutas tali nilon / Reza Efendi
Perbesar
korban tergantung di pohon dengan seutas tali nilon yang terikat dilehernya

Liputan6.com, Medan Warga Komplek Pemda, Kelurahan Medan Selayang, Kecamatan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), dihebohkan penemuan jasad seorang wanita tergantung di pohon.

Jasad korban yang diketahui berinisial Fr awalnya diceritakan oleh tetangganya, JS. Menurut JS, jasad wanita 49 tahun itu ditemukan gantung diri oleh anaknya ketika sedang menyapu halaman.

"Tadi, sekitar pukul 06.00 WIB anak saya sedang nyapu halaman rumah kami. Terus dilihatnya ada yang gantung diri," kata JS, Senin (5/8/2019).

Menurut Joni, saat pertama kali ditemukan, korban tergantung di pohon dengan seutas tali nilon yang terikat di lehernya. Korban merupakan pendatang di lingkungan itu, dan baru empat bulan tinggal di rumah kontrak.

"Kami, warga di sini, langsung menghubungi pihak kepolisian," ujarnya.

Kepala Lingkungan (Kepling) IX, Kelurahan Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Roni menyebut, sebelumnya diketahui bahwa keluarga korban kurang harmonis akibat masalah ekonomi.

"Menurut petugas jaga malam, sekitar pukul 05.00 WIB belum ada kejadian itu. Prediksi kami, kejadiannya sekitar pukul 06.00 WIB, tadi, begitu juga kata saksi yang pertama kali menemukan," ungkapnya.

Roni menceritakan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban sempat mengurus data-data anak yang hendak berangkat ke Malaysia. Karena data-data belum lengkap, anak korban berjenis kelamin lak-laki tidak jadi berangkat.

Kepada Roni, korban juga mengaku anaknya yang hendak berangkat ke Malaysia hendak bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melalui salah satu perusahaan. Visa anak korban sudah diurus, hanya data-datanya yang belum lengkap.

"Memang, ada dia urus ke kita. Tapi belum berangkat juga, kemungkinan karena itu anaknya belum berangkat ke Malaysia," terangnya.

Petugas kepolisian yang tiba ke lokasi langsung mengevakuasi korban menggunakan ambulans milik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan.

 

Simak video pilihan berikut ini: