Putus Cinta, Pemuda Gorontalo Nekat Panjat Menara Setinggi 45 Meter

Oleh Arfandi Ibrahim pada 15 Jul 2019, 18:32 WIB
Diperbarui 16 Jul 2019, 20:15 WIB
20151216-Ilustrasi Bunuh Diri

Liputan6.com, Gorontalo - Warga Desa Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo tiba-tiba geger dengan aksi nekat pemuda yang memanjat tower setinggi 45 meter, Minggu, 14 Juli 2019. Pria tersebut bernama FM Alias Fadjrin yang nyaris mengakhiri hidupnya dengan cara meloncat dari tower tersebut.

Informasi yang dirangkum Liputan6.com, pemuda yang baru berusia 17 tahun itu diduga mengalami depresi karena habis putus cinta. Untung saja aksi yang sempat membuat geger warga Desa Luhu itu mampu dicegah oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Telaga yang dibantu Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Gorontalo.

Aksi nekat pemuda Gorontalo dilakukan sekitar pukul 14.00 Wita. Siang itu pihak Polsek mendapatkan laporan bahwa ada seorang pemuda yang nekat memanjat tower yang diketahui milik PT Indosat.

Dengan informasi tersebut, pihak polsek terdekat kemudian langsung bergerak cepat menuju lokasi. Setelah petugas sampai di lokasi kemudian menghubungi Basarnas provinsi untuk membantu proses evakuasi tersebut.

 

2 dari 2 halaman

Proses Evakuasi

Gara-Gara Cinta, Seorang Pemuda di Gorontalo Nyaris Lompat Tower 45 Meter
Warga Desa Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo tiba-tiba geger dengan aksi nekat pemuda yang memanjat Tower setinggi 45 meter, Minggu (14/7/2019). (Liputan6.com/Arfandi Ibrahim)

Menurut Kapolsek Telaga, AKP Ondang Zakaria, saat petugas tiba, di lokasi sudah banyak warga. Beberapa warga sempat histeris menyaksikan aksi nekat pemuda tersebut.

"Tim Basarnas Provinsi Gorontalo yang tiba di lokasi, langsung melakukan evakuasi terhadap pemuda FM. Perlahan-perlahan dilakukan evakuasi hingga akhirnya pemuda dapat dibujuk untuk turun dan diselamatkan," kata Ondang.

Setelah berhasil bujuk untuk turun, Fajrin kemudian langsung dilarikan ke puskesmas terdekat karena kondisinya yang sudah lemas dan pingsan.

"Alhamdulillah sekitar pukul 16.00 Wita, korban mau dibujuk untuk turun dan berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke puskesmas terdekat," dia menandaskan.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓