Bupati Karangasem Putar Otak Cari Uang untuk Genjot Pariwisata

Oleh Dewi Divianta pada 27 Jun 2019, 23:00 WIB
Diperbarui 28 Jun 2019, 23:13 WIB
Desa Temukus Karangasem

Liputan6.com, Denpasar Kabupaten Karangasem terus mengejar pembangunan untuk mengurangi ketertinggalan dari kabupaten-kabupaten lainnya di Provinsi Bali. Bupati Karangasem, IGA Mas Sumantri mengakui daerahnya sedikit tertinggal dibanding daerah lainnya. Ia pun tengah berupaya keras menggenjot pembangunan di kabupaten paling timur Pulau Dewata.

Salah satunya melalui pengembangan infrastruktur dan sektor pariwisata. Dalam kerangka itu, Mas Sumantri memaparkan potensi yang dimiliki daerah yang dipimpinnya.

Bahkan, ia membuka keran seluas-luasnya kepada investor yang ingin membangun di Kabupaten Karangasem. Hal itu dikatakan Mas Sumantri di hadapan 600 pengusaha asal Tiongkok yang melakukan pertemuan di Hotel Mulia, Nusa Dua, Bali.

Kas Kabupaten Karangasem sendiri, Mas Sumantri melanjutkan, kecil kemungkinan dialokasikan untuk pembangunan secara holistik.

"PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Karangasem sangat kecil. Begitu pula IPM (Indeks Pembangunan Manusia) sangat rendah. Sangat penting investor datang ke Karangasem untuk menggali potensi yang kami miliki," kata Mas Sumantri, Rabu, 26 Juni 2019.

Salah satu yang menjadi prioritas menurutnya adalah penyelesaian pembangunan Dermaga Cruise di Tanah Ampo. Dermaga yang kini mangkrak itu belum bisa disinggahi kapal cruise yang banyak mengangkut wisatawan dan berlabuh di Pelabuhan Benoa.

"Itu coba kami tawarkan kepada ratusan investor asal China yang hari ini hadir. Begitu juga dengan investasi di bibir pantai. Kami memiliki garis pantai sepanjang 87 kilometer yang belum dioptimalkan," tuturnya.

 

2 dari 2 halaman

Kaya Potensi Pariwisata

Bupati Karangasem Tawarkan Investor China Investasi
Bupati Karangasem (kanan depan) Tawarkan Investor China Investasi (Liputan6.com/Dewi Divianta)

Selain itu, Mas Sumantri juga memaparkan potensi pariwisata di Kabupaten Karangasem dengan segala potensinya seperti keberadaan Pura Besakih, Gunung Agung, kekayaan bawah laut di Amed, Virgin Beach, keindahan alam di Sidemen, peninggalan kerajaan Karangasem di Taman Ujung dan sejumlah destinasi lainnya.

Prinsipnya, ia menuturkan, Kabupaten Karangasem siap membuka diri sepanjang ada investor yang berminat menanamkan modalnya di segala sektor di daerah yang dipimpinnya.

Sebagai kepala daerah, Mas Sumantri sedapat mungkin memberi kemudahan berdasarkan ketentuan yang berlaku bagi para investor agar bisa mengembangkan Karangasem yang kaya potensi pariwisata.

"Beberapa sudah ada yang tertarik dan kami siapkan segalanya. Ini kami lakukan tujuannya untuk meningkatkan dan mengoptimalisasi perekonomian di Kabupaten Karangasem," dia menandaskan.

Lanjutkan Membaca ↓