Kaki Bau? Hilangkan dengan Kulit Salak Pondoh

Oleh Switzy Sabandar pada 03 Jun 2019, 07:00 WIB
Diperbarui 03 Jun 2019, 07:00 WIB
Bau kaki
Perbesar
Sekelompok mahasiswa UNY menemukan deodoran penghilang bau kaki dari kulit salak pondoh (Liputan6.com /Switzy Sabandar)

Liputan6.com, Yogyakarta Kulit salak pondoh ternyata bisa dimanfaatkan menjadi produk perawatan kulit tubuh. Salah satunya, kulit salak pondoh bisa disulap menjadi lotion penghilang bau kaki.

Inovasi ini diciptakan oleh sekelompok mahasiswa UNY. Aditia Pramudia Sunandar, Rahmanisa Laila Fitri, Asmi Aris, Muhammad Abdurrahman Mukhlis, dan Putri Matsya Sabilla menamakan temuannya Cadeo.

Selain untuk mengatasi bau kaki, Cadeo yang merupakan kependekan dari Salacca Deodorant ini juga berfungsi untuk mengatasi kulit kering.

Menurut Aditia, keadaan kaki yang tertutup ketika menggunakan sepatu dan didukung dengan suhu tinggi atau panas dapat menjadi salah satu faktor munculnya bau kaki. Sebenarnya, di pasaran sudah banyak dijual beragam spray dan bedak penghilang bau kaki, akan tetapi harganya mahal dan penggunaannya tidak efisien.

Ia mengungkapkan kulit buah salak dijadikan bahan utama pembuatan deodoran penghilang bau kaki karena mengandung senyawa flavonoid, tanin dan alkaloid. Flavonoid dikenal sebagai senyawa yang dapat menjadi antibakteri.

"Bau kaki muncul karena keringat yang bercampur dengan bakteri pada daerah telapak kaki,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Simak video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Langkah Membuat Cadeo

Bau kaki
Perbesar
Sekelompok mahasiswa UNY menemukan deodoran penghilang bau kaki dari kulit salak pondoh (Liputan6.com /Switzy Sabandar)

Untuk membuat deodoran Cadeo langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat ekstrak kulit salak pondoh. Caranya, kulit salak pondoh dikeringkan selama lima hari lalu direndam dan ditempatkan ke dalam wadah bertutup aluminium foil selama tiga hari.

Kemudian, disaring dan menghasilkan filtrat satu dan ampas satu. Ampas satu diberi etanol dan ditutup menggunakan aluminium foil selama dua hari dan dikeringkan. Proses ini menghasilkan filtrat dua dan ampas dua. Kemudian filtrat satu dan dua dicampur dan dievaporasi dengan vacuum evaporator bersuhu 600 derajat Celcius.

Setelah itu, diuapkan dengan waterbath bersuhu sama dan jadilah ekstrak kulit salak pondoh. Ekstrak ini diemulsifikasi dengan tambahan sukrosa, Na Benzoat, peppermint oil, lavender essential oil, mocca oil, dan akuades, lalu diaduk.

Dari proses ini menghasilkan lotion kental yang disimpan dalam suhu kamar selama satu hari. Lotion kental ini ditimbang sebanyak 80 ml dan 150 ml lalu dimasukkan wadah botol. Lotion herbal Cadeo siap dipasarkan.

Cadeo didesain untuk cepat kering dan tidak meninggalkan bekas sehingga nyaman ketika digunakan di kaki. Aroma yang ditawarkan adalah lavender, mint, dan mocca. Produk ini dapat digunakan untuk kaki yang beralas kaki maupun tidak.

Setelah mengaplikasikan produk ke kaki, pengguna harus menunggu sampai kering dan merata sebelum memakai alas kaki.

Lanjutkan Membaca ↓