Top 3 Berita Hari Ini: 7 Bocah Kendari Alami Kekerasan Seksual oleh Pelaku Penculikan

Oleh Ahmad Akbar FuaMuhamad RidloYoseph Ikanubun pada 01 Mei 2019, 07:30 WIB
Cerita Polisi Selamatkan 7 Bocah di Kendari

Liputan6.com, Kendari - Top 3 Berita Hari Ini mengungkap kasus penculikan yang dialami tujuh bocah perempuan di Kota Kendari. Semuanya berhasil ditemukan kembali, namun ketujuhnya diduga telah mengalami kekerasan seksual oleh pelaku penculikan.

Pelaku kini tengah dalam perburuan Polres setempat. Polisi menduga penculikan tersebut dilakukan oknum anggota TNI yang bertugas di Yonif 725 Woroagi, Sulawesi Tenggara, berinisial PAP. 

Sementara itu, seorang ibu di Cilacap nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun ke Sungai Serayu perbatasan Maos-Kesugihan. Mirisnya dia turut membawa sang buah hati yang berusia 4 bulan. 

Diduga kuat sang ibu muda yang masih berumur 22 tahun mengalami baby blues syndrome, yang dialami sebagian wanita usai melahirkan.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini:

 

1. Drama Penculikan 7 Bocah di Kendari

Ilustrasi Foto Penculikan Anak (iStockphoto)

Sebanyak 7 anak di bawah umur hilang secara misterius di Kota Kendari sejak Kamis, 25 April 2019, malam hingga Senin, 29 April 2019. Setelah hilang dari sekolah dan rumah selama beberapa jam, ketujuh bocah itu ditemukan di beberapa lokasi di Kota Kendari.

Saat ditemukan warga dan orangtuanya, semua anak yang berjenis kelamin perempuan ini dalam kondisi lemah. Tidak hanya itu, ketujuhnya diduga sudah mengalami kekerasan seksual oleh pelaku penculikan sebelum ditemukan kembali.

Laporan hilang dua anak di bawah umur awalnya pada Kamis, di wilayah Kelurahan Kemaraya, Kota Kendari. 

Selengkapnya...

2. Mengungkap Motif Ibu Terjun ke Sungai Serayu sambil Menggendong Bayinya

Evakuasi jenazah bayi yang turut menjadi korban ibunya yang bunuh diri dengan terjun di jembatan Sungai Serayu, Cilacap. (Foto: Liputan6.com/Basarnas POS SAR Cilacap/Muhamad Ridlo)

Seorang wanita asal Kecamatan Maos, Cilacap, berinisial SP (32 th) diduga bunuh diri dengan terjun dari jembatan Sungai Serayu perbatasan Maos-Kesugihan, Sabtu, 27 April lalu. Yang membuat terenyuh, wanita ini terjun ke sungai bersama bayi dalam gendongannya.

Bayi yang turut menjadi korban bunuh diri ibunya ini adalah anak kedua SP dengan suaminya yang kedua. Namanya Yunus, berusia 4 bulan.

Sebelum melahirkan Yunus, SP boyong dari tempat tinggalnya dengan suaminya di Cilacap ke rumah orang tuanya, di Desa Karangreja, Maos. Tetapi, usai melahirkan, diduga Septiana mengalami baby blues syndrome.

Kesaksian sejumlah tetangganya, SP terkadang pergi tanpa tujuan jelas bersama dengan bayinya.

Selengkapnya... 

3. Aksi Ekstrem Bupati Talaud Naik Jetski ke Filipina Sebelum Ditangkap KPK

Bupati Talaud naik jetski (Liputan6.com/Yoseph Ikanubun)

Sri Wahyumi Manalip selalu punya cerita menarik. Sempat di nonaktifkan dari jabatannya karena keluar negeri tanpa izin, kali ini wanita cantik itu menghebohkan warga Sulawesi Utara (Sulut) karena mengunjungi wilayah perbatasan Filipina dengan menunggangi jetski.

Padahal saat itu, BMKG memprediksi ketinggian ombak bisa mencapai 4 meter. 

Meski diingatkan oleh jajarannya, sang bupati tetap berangkat. Ini bukan kali pertama Sri Wahyumi mengarungi lautan yang berkecamuk.

Bupati Talaud itu pun sempat dikabarkan hilang di laut saat mengarungi lautan dengan speedboat dari Kabupaten Kepulauan Sangihe ke Kabupaten Kepulauan Talaud usai kampanye Pilkada tahun 2017 silam.

Selengkapnya...

2 of 2

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓