Cerita Dokter RSJ Kendari, Cegat Pasien Mencoblos yang Hendak Bakar Rumah

Oleh Ahmad Akbar Fua pada 20 Apr 2019, 03:02 WIB
Pemilu di Kendari

Liputan6.com, Kendari - Pasien di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Kendari memiliki hak suara pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019). Tercatat, ada 6 orang pasien yang namanya masuk dalam Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTB) pada TPS 16 yang terletak di samping kompleks rumah sakit di Kelurahan Tobuha Kecamatan Puuwatu Kota Kendari.

Dari jumlah sebanyak ini, terungkap hanya satu orang pasien saja yang diberi kesempatan memilih. Sementara, 6 orang lainnya batal mencoblos karena pertimbangan mendadak yang dikeluarkan pihak rumah sakit.

Tiba-tiba, sesaat sebelum pemilihan keenam pasien terlihat gelisah. Malah, salah seorang diantaranya mengatakan hendak membakar rumah.

Dokter Ahli Jiwa RSJ Kota Kendari, Junuda membenarkan hal itu. Dia menarik kembali rekomendasi karena keenamnya dirasakan berpotensi mengganggu jalannya pemilihan umum.

"Kita batalkan, hanya 1 yang dibolehkan. Sebenarnya lebih dari 7 yang memilih, tapi sebagian sudah dibolehkan pulang ke rumah," ujar Junuda, Kamis (18/4/2019).

Dia menjelaskan, salah satu alasan dia membatalkan pasiennya memilih karena ada salah seorang pasien yang menyatakan akan membakar rumah sesaat sebelum masuk ke dalam tenda pemilihan. Sehingga, mereka dibolehkan jika ada surat keterangan dokter.

Pasien tersebut, masuk di rumah sakit karena memiliki riwayat membakar rumah miliknya. Tak ingin mengambil resiko, mereka kembali dimasukan di dalam ruangan RSJ.

"Pasien itu kuat-kuat. Mereka itu, jendela dan pintu besi saja mereka bisa kasi rusak, apalagi cuma tenda dan kardus," ujarnya.

Prabowo Unggul di TPS RSJ Kendari

Pada TPS 04 yang berada di samping RSJ Kendari, pasangan Prabowo-Sandi jauh mengungguli pasangan Jokowi-Ma'ruf. Perhitungan suara selesai dilakukan pada Rabu (17/4/2019) sekitar pukul 15.00 Wita.

Sejak awal pemilihan, beberapa pemilih malah secara terbuka di luar tenda TPS 04 di RSJ Kendari malah mengatakan hendak memilih pasangan Prabowo-Sandi. Terbukti, saat penghitungan suara, nama Prabowo terus disebut oleh panitia KPPS.

Hasil akhirnya, suara Prabowo Unggul 125 suara. Sementara, pasangan Jokowi-Ma'ruf hanya memperoleh 54 suara. Hanya ada satu suara batal karena tidak tercoblos.

Informasi dari KPU, tidak ada data pemilih yang berasal dari RSJ Kendari pada TPS 04 yang terletak di dalam kompleks rumah sakit. Enam orang pemilih dengan gangguan jiwa, terdaftar di TPS 16, yang berlokasi di samping rumah sakit.

 

Simak juga video pilihan berikut ini: