Klaim Menang, Relawan Jokowi Tuntaskan Nazar Pangkas Rambut

Oleh Achmad SudarnoDian Kurniawan pada 19 Apr 2019, 01:01 WIB
Menang Hasil Quick Count, Relawan Jokowi Potong Rambut di Surabaya

Liputan6.com, Surabaya - Sejumlah relawan Jokowi yang tergabung dalam Jokma Jatim dan Ksatria Airlangga melaksanakan syukuran atas kemenangan paslon 01 Jokowi-Maruf Amin berdasarkan hasil hitung cepat  sejumlah lembaga survei. Sesuai dengan nazar, mereka melakukan potong rambut.

Koordinator Ksatria Airlangga, Teguh Prihandoko menuturkan bahwa Ksatria Airlangga sebagai wadah Alumni Universitas Airlangga relawan Jokowi-Maruf telah melakukan pemantauan di beberapa tempat dan meniiai pelaksanaan Pemilu 2019 dinyatakan sukses dengan catatan.

"Catatan yang pertama adalah buruknya pelaksanaan pemilu di luar negeri, khususnya Malaysia, Hongkong, dan Sydney. KPU harus memberi jalan keluar terhadap panjangnya antrean pemilih dan alokasi jam juga surat suara yang tersedia," tuturnya di rumah kerja nusantara Jokma Jatim di Jalan Trunojoyo nomor 75 Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/4/2019).

"Catatan yang kedua adalah di Pemilu 2019 hari ini, adalah telatnya surat suara datang di beberapa tempat sehingga tidak bisa dimulai tepat pukul 07.00. Ketidakseragaman perlakuan terhadap pembawa formulir A5 untuk hal ini, KPU harus terus memperhatikan kualitas rekrutmen KPPS, PPS, dan PPK di lapangan," katanya.

Ksatria Airlangga mengucapkan selamat kepada paslon Jokowi-Ma'ruf atas kemenangan Pilpres tahun 2019 berdasar perhitungan cepat dan berharap semua pihak bisa menjaga suasana kondusif hingga penetapan hasil oleh KPU.

"Ksatria Airlangga sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam partisipasi Pemilu 2019. Terlihat sejak jam 06.30 WIB, sudah mengantre, ini adalah pemilu paling dinamis pascareformasi," katanya.

 

2 of 3

Relawan Militan

Jokowi-Ma'ruf Tunjukkan Kartu Sakti Andalan di Debat Kelima Pilpres
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Cawapres Ma'ruf Amin menunjukkan kartu andalan saat Debat Pilpres 2019 kelima di Jakarta, Sabtu (13/4). Debat kelima merupakan debat terakhir dalam masa kampanye dan mengambil tema Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Ksatria Airlangga mengapresiasi semua relawan yang sangat militan dalam mendukung kegiatan guna kemenangan Jokowi Ma'ruf tanpa mengenal lelah mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya.

"Ksatria Airlangga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada media yang selama ini mendukung kegiatan Ksatria Airlangga khususnya membantu mengadang berita hoaks," ucapnya.

Ksatria Airlangga juga menyampaikan terima kasih kepada relawan, alumnus pendukung Jokowi-Ma'ruf yang selama ini bergandengan tangan dalam gerakan pendukung Jokowi-Maruf baik dalam aktivitas deklarasi, blusukan, maupun mengawal kemenangan Jokowi-Ma'ruf.

"Ksatria Airlangga mengapresiasi TNI Polri yang telah berhasil mengamankan hajat akbar Pemilu 2009, sehingga pemilu berjalan lancar, aman dan damai," ujarnya.

 

3 of 3

Relawan di Bogor

Puluhan relawan Jokowi-Ma'ruf Amin menuntaskan nazar dengan menggunduli rambutnya. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)
Puluhan relawan Jokowi-Ma'ruf Amin menuntaskan nazar dengan menggunduli rambutnya. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Puluhan relawan Jokowi-Ma'ruf Amin menuntaskan nazar dengan menggunduli rambutnya. Ini dilakukan lantaran capres-cawapres yang diusungnya unggul sementara berdasarkan hasil quick count Pilpres 2019 sejumlah lembaga survei.

Ada sebanyak 30 orang yang memenuhi nazarnya dengan menggunduli rambutnya di Taman Air Mancur Kota Bogor, Jawa Barat.

"Ini euforia relawan atas hasil kerja mereka yang sudah berjibaku selama tujuh bulan. Ada semangat dan nuansa kemenangan," ujar Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin Kota Bogor Husdi Karyono, ditulis Kamis (18/4/2019).

Puluhan relawan yang kepalanya digunduli ini berasal dari organisasi Almisbat, Projo, Seknas, Sekber, Duta Jokowi, RKIH dan JokMa serta Forum Alumni SMA Bogor Kahiji.

Meski kemenangan masih berupa hasil quick count, namun ia optimistis pasangan Jokowi-Ma'ruf menang dan meraih suara lebih besar di Kota Bogor, dibanding Pemilu 2019.

"Tahun 2014 jarak suara dua paslon itu cukup tinggi, Jokowi 36 persen sedangkan Prabowo 64 persen," kata dia.

Hingga saat ini, suara yang masuk baru 200 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 3.000 TPS di Kota Bogor. Namun ia meyakini, Jokowi-Ma'ruf memenangkan pada kontestasi politik tahun ini.

"Intinya perhitungan kali ini cukup ketat," ujar Husdi.

Husdi menyebutkan, salah satu indikator suara Jokowi meningkat di Kota Bogor karena stastusnya sebagai petahana. Hal itu menurutnya membuat ruang gerak relawan leluasa.

"Pemilu kali ini kita kejar-kejaran. Target kita menang," ujar Husdi.

Ketua Almisbat Kota Bogor, Saeful Apriyadi mengatakan menggunduli rambut ini sebagai pemenuhan nazar yang terucap pada saat pelaksanaan kampanye TKD Jokowi-Ma'ruf di Kota Bogor.

"Ya, ini sudah jadi nazar kami saat rapat di TKD. Kalau Jokowi-Ma'ruf Amin menang kita akan melakukan nazar botak bersama ketua-ketua organ relawan," tutupnya.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓