Edy Rahmayadi Harap Sumut Jadi Contoh Pemilu Damai dan Aman

Oleh Reza PerdanaM Syukur pada 17 Apr 2019, 21:21 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memasukkan surat suara ke kotak usai mencoblos.

Liputan6.com, Medan- Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, menggunakan hak suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 046, Jalan Bhakti, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. Dia Didampingi istrinya, Nawal Lubis, beserta kedua anaknya bernama Andina Rahmayana dan Gilang Prasetya. 

Edy sekeluarga tiba di TPS 046 pukul 08.10 WIB. Mereka langsung menyerahkan formulir C6 kepada panitia Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), selanjutnya mengantri di kursi tunggu.

Tidak lama berselang, Edy beserta istri dan kedua anaknya mencoblos di bilik suara kemudian memasukan surat suara di kotak suara. Edy dan keluarga lalu melangkah ke meja tinta celup untuk mencelupkan salah satu jari ke dalam botol celup.

Usai mencoblos, Edy mengaku bangga pelaksanaan pemungutan suara hingga saat ini berlangsung aman, tertib, dan lancar. Menurutnya, jika pemilu seperti ini tentunya memberikan kenyamanan dalam Pesta Demokrasi.

"Tadi saya lihat semuanya berlangsung tertib," ucap orang nomor satu di Sumut itu, Rabu (17/4/2019).

Edy dijadwalkan akan berkeliling ke beberapa daerah di Sumut untuk meninjau langsung proses pemungutan suara. Edy berencana akan ke Kota Binjai, Serdang Bedagai, Deli Serdang, dan daerah lainnya.

Edy Rahmayadi berharap pada Pemilu 2019 ini berjalan lancar, aman, dan damai di wilayah Sumut. Edy juga berharap kepada masyarakat Sumut untuk menjadi tauladan bagi daerah lainnya.

"Jadikanlah Sumut sebagai contoh. Kita berdemokrasi memilih pemimpin yang amanah. Pemilu di Sumut aman dan damai selagi tidak ada provokator," tegasnya.

Untuk diketahui, di TPS 046 kelurahan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, total jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) ada 170 orang, masing-masing 80 laki-laki dan 92 wanita. Satu diantaranya adalah tuna daksa.

2 of 2

Ijeck Pertanyakan Dua Undangan Anaknya

Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah alias Ijeck bersama istri pamer tangan berlumur tinta usai nyoblos di TPS 06.
Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah alias Ijeck bersama istri pamer tangan berlumur tinta usai nyoblos di TPS 06. (Liputan6.com/Reza Perdana)

Sementara Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah alias Ijeck pamer tangan berlumur tinta usai nyoblos di TPS 06 Komplek Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan. Dia datang bersama istrinya, Sri Mirayu, dan kedua anaknya mengendarai mobil tua Corolla Sprinyer berwarna putih.

Mereka tiba sekitar pukul 09.15 WIB. TPS Ijeck dan istri, berbeda dengan kedua anaknya. Anak Ijeck di TPS 13, masih dalam Komplek Cemara Asri.

Di dalam di TPS, Ijeck dan istri langsung mendaftar ke petugas KPPS dan mengantri giliran untuk mencoblos. Ijeck tampak berbicara dengan salah seorang petugas KPPS dan bertanya perihal adanya dua undangan memilih yang didapat kedua anaknya.

Ditanya hal tersebut, petugas KPPS sekilas hanya mengatakan kesalahan pendataan. Usai mencoblos, Ijeck menghampiri sejumlah wartawan yang bertanya perihal undangan yang diperoleh oleh anak Ijeck.

"Anak saya dapat dua surat undangan di dua TPS berbeda. Tadi saya tanya dan dijawab petugas KPPS kesalahan data," kata Ijeck.

Diungkapkan Ijeck, kesalahan tersebut masih menjadi tugas penyelenggara Pemilu untuk kedepannya membereskan persoalan data. Ijeck optimis untuk Pemilu 2019 target warga Sumut yang menggunakan hak suara 70 persen.

"Mudah-mudahan bisa tercapai," ungkapnya.

Untuk diketahui, TPS tempat Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mencoblos, tercatat ada 211 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdiri dari 99 pria dan 112 wanita.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
Tragedi Kabut Asap