Jenazah Dalam Karung Ditemukan di Pantai Karibea, Korban Pembunuhan?

Oleh Yandhi Deslatama pada 08 Apr 2019, 01:02 WIB
Diperbarui 09 Apr 2019, 00:14 WIB
Penemuan jasad dalam karung di pantai Karibea

Liputan6.com, Pandeglang - Penyidik Polres Pandeglang terus mendalami temuan jenazah dalam karung di di Pantai Karibea, Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (7/4/2019) pagi.

Dari pemeriksaan sementara, polisi menemukan tumpukan batu kali yang biasa dipakai untuk membangun pondasi rumah di dalam karung yang berisi jenazah tanpa identitas itu.

Hal ini diketahui setelah Tim forensik Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP) saat membuka karung mayat. Dugaan jenazah tersebut korban pembunuhan pun menyeruak.

"Saat karung dibuka, terdapat bongkahan batu besar, yang diduga agar jasad korban tenggelam dan tidak ditemukan," kata Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstonokepara.

Berbagai data terus dikumpulkan oleh tim dokter forensik RSDP Kabupaten Serang. Lantaran, jari kiri jenazah dalam karung itu telah rusak dan tidak mungkin mengidentifikasi dari sidik jari.

"Kita terus berupaya mencocokkan data ante mortem untuk mengetahui identitasnya. Karena sidik jari korban sudah mulai hancur, maka kami berupaya mencari tahu ciri fisik korban," terangnya.

Tak hanya sidik jari yang sudah mulai rusak, bagian tubuh lainnya pun mulai sulit diidentifikasi. Kepolisian dan forensik berupaya mengidentifikasi ciri-ciri fisik lainnya.

Jika ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya, bisa mendatangi RSDP Serang atau Polres Pandeglang untuk memudahkan proses identifikasi jasad dalam karung.

"Usia diperkirakan 45 sampai 50 tahun. Kita belum dapat memastikan penyebab kematian korban, dan masih menunggu hasil autopsi," jelasnya.

Saksikan video pilihan berikut ini: