Tertimbun Longsor, 2 Pekerja Tambang Freeport Ditemukan Tewas

Oleh Liputan6.com pada 06 Apr 2019, 13:01 WIB
Diperbarui 07 Apr 2019, 09:15 WIB
Tambang PT Freeport Indonesia di Papua. Foto: Liputan6.com/Ilyas Istianur P

Liputan6.com, Jayapura - Dua karyawan PT.Freeport yang sempat tertimbun longsor, saat bekerja di tambang bawah tanah, ditemukan tewas.

Jasad kedua karyawan yang tertimbun saat terjadi tanah longsor, Rabu (3/4/2019) yang juga mencederai dua rekannya, yakni Meksy Kembuan dan Yohanis Yoku.

"Sedangkan dua karyawan yang tewas tertimbun, yaitu Kawi Yanto Waroy dan Taufik Adnin Rasyad," kata Kapolres Mimika AKBP Agung Mulianto kepada Antara, Sabtu (6/4/2019).

Dari laporan yang diterima Sabtu dini hari sekitar pukul 01.45 wit, jasad salah satu korban ditemukan dan kemudian setelah dilakukan pencarian jasad korban lainnya sekitar pukul 06.00 wit kembali ditemukan.

Kedua jenazah kemudian dibawa ke RS Tembagapura untuk dilakukan otopsi.

Para korban mengalami bencana tanah longsor bebatuan dari conveyor di area Ore Bin 6 conveyor 66 Feeder 6 MLA mile 74 yang merupakan kawan tambang bawah tanah, kata Agung yang dihubungi dari Jayapura.

Jubir PT Freeport Reza Pratama secara terpisah mengatakan, tim penyelamat PT Freeport Indonesia berhasil menemukan jenazah dari dua orang karyawan Deartemen Ore Flow yang meninggal dalam insiden di Ore Bin 6, Rabu (3/4).

Kedua jenazah korban longsor akan diberangkatkan ke Palopo, Sulawesi Selatan dan Jayapura, untuk dimakamkan di kampung halamannya. "Segenap keluarga besar PT FI menyampaikan duka cita dan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," kata Reza Pratama.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Live Streaming

Powered by