Sukses

Ini Dia Desain Alun-Alun Bawah Tanah Surabaya

Konsep desain Alun-Alun Bawah Tanah Surabaya sudah matang dan siap direalisasikan.

Liputan6.com, Surabaya - Pembangunan Alun-Alun Bawah Tanah Surabaya akan segera terealisasi. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan konsep pembangunan alun-alun bawah tanah sudah matang dan mulai dikerjakan pada Juni 2019. Alun-alun senilai Rp 80 miliar itu menghubungkan kompleks Balai Pemuda (alun-alun barat) dengan Jalan Yos Sudarso di sisi timur, tepatnya lahan di persimpangan Jalan Pemuda.

Lantai satu, akan dijadikan lokasi penjualan makanan tradisional dan produk-produk khas Surabaya. Sedangkan lantai dua akan menjadi tempat parkir kendaraan.

"Nanti itu yang Balai Pemuda basementnya nyambung itu tembus, kan terus nyeberang ke Jalan Pemuda, nah nanti itu kan kayak jadi kesatuan jadi kan luas, nanti namanya Alun-Alun Surabaya," katanya.

Risma menjelaskan, Alun-Alun Bawah Tanah Surabaya bakal berada di dua sisi lahan, yaitu antara kompleks Balai Pemuda dan persimpangan di Jalan Pemuda.

 

Kedua lahan itu akan saling terhubung melalui basement bawah tanah, sehingga nantinya lahan tersebut akan semakin luas berkisar 2 hektare.

Selain itu, pejalan kaki tidak perlu menyeberang lagi di Jalan Yos Sudarso, tapi bisa menyeberang melalui jalan bawah tanah tersebut.

"Jadi nanti dihubungkan ke bawah, jadi ada eskalatornya, ada liftnya untuk disabilitas ke bawah, nah nanti terus kemudian ke atas," ujar wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Risma juga menyampaikan, desain alun-alun sebelah timur akan dibuat berbeda dengan alun-alun barat.

 

Alun-alun sebelah timur bakal dilengkapi plaza, panggung hiburan, dan tribun tempat duduk untuk pertunjukkan seni. Tak hanya itu, nantinya alun-alun sebelah timur juga bakal dilengkapi patung sawunggaling dan deorama sejarah Surabaya.

"Nanti orang bisa duduk-duduk di situ, anak-anak bisa latihan main musik, anak-anak juga bisa latihan tari di situ, tujuannya memang buat itu," ungkap Risma.

Pembangunan alun-alun ini, kata Risma, merupakan komitmen pemkot dalam menyediakan ruang-ruang positif bagi anak-anak Surabaya. Ia menilai, selama ini anak-anak biasa berlatih kesenian di kompleks Balai Pemuda. Namun kawasan tersebut dinilai sudah tidak muat untuk menampung anak-anak yang ingin berlatih kesenian.

Saat ini pengerjaan pedestrian dan saluran basement di alun-alun sisi sebelah barat atau kompleks Balai Pemuda sedang dilakukan. Sementara untuk sebelah timur, dalam waktu dekat Pemkot Surabaya akan segera mengerjakan.

 

Simak juga video pilihan berikut ini:

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.