Top 3 Berita Hari Ini: Hujan Selamatkan Keluarga Asal Aceh dari Penembakan di Masjid Selandia Baru

Oleh Rino AbonitaOla KedaMaria FloraM Syukur pada 18 Mar 2019, 07:30 WIB
Diperbarui 19 Mar 2019, 17:14 WIB
Penembakan di Masjid Selandia Baru

Liputan6.com, Aceh - Top 3 berita hari ini, Al Noor dan Linwood Islamic Centre merupakan dua masjid di Selandia Baru yang menjadi saksi kekejaman Brenton Tarrant. Dengan senapan yang dibawanya, dia memberondong para jemaah yang tengah menunaikan ibadah salat jumat.

Akibat peristiwa penembakan tersebut diperkirkan jumlah korban yang tewas mencapai 50 orang. Di antaranya ada enam warga negara Indonesia (WNI) saat di lokasi kejadian.

Salah satu keluarga asal Aceh dilaporkan terhindar dari penembakan di masjid tersebut. Kala itu Dian Fajrina dan keluarganya berencana menunaikan salat di Masjid Al-Noor di Christchurch.

Dia mengaku kerap menunaikan salat di masjid tersebut. Namun, karena saat itu tengah diguyur hujan, Fajrina dan keluarga mengurungkan niatnya.

Sementara itu, kisah pilu juga datang dari Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang bocah 8 tahun tewas di rumahnya sambil memeluk telepon genggam. Diduga sang bocah tersengat listrik saat bermain gim di telepon genggam milik neneknya sambil mengisi daya.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini:  

1. Cerita Keluarga Asal Aceh Selamat dari Penembakan di Masjid Selandia Baru

Dian Fajrina dan keluarga (Liputan6.com/Istimewa)

Dian Fajrina dan keluarga terhindar dari maut. Keluarga asal Aceh yang tinggal di Kota Christchurh, Selandia Baru, ini luput dari insiden penembakan yang menewaskan 49 orang.

Padahal, Fajrina dan keluarga selalu menyempatkan diri menunaikan salat Jum'at di Masjid Al-Noor di Christchurch, yang merupakan lokasi penembakan sadis tersebut. Namun, hari itu takdir menentukan lain.

"Alhamdulillah, Dian beserta keluarga sehat karena tadi tak jadi ke masjid karena hujan, mobil di bengkel, dan kesehatan sedang kurang fit. Rencana awalnya kalau mobil sudah baik, seluruh keluarga akan ke masjid. Tapi, Allah masih memberi kesempatan untuk meneruskan kehidupan bagi Dian sekeluarga," demikian pesan Fajrina kepada rekan dan sanak famili tak lama setelah kejadian.

Selengkapnya... 

2. Mengungkap Tabir Cinta Terlarang Para Pengungsi Asal Afghanistan di Pekanbaru

Seorang pengungsi Afganistan digiring petugas Rudenim karena melanggar aturan. (Liputan6.com/M Syukur)

Satu persatu dari empat pria tinggi berkulit terang itu digiring petugas rumah detensi imigrasi (Rudenim) Kota Pekanbaru, ke ruangan khusus. 

Tiga di antaranya nekat menjalin cinta dengan Warga Negara Indonesia (WNI), sementara sisanya jarang pulang ke penampungan.

Jatuh cinta mungkin memang hak setiap manusia, termasuk para pengungsi yang ditanggung UNHCR serta Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) itu. Hanya saja mereka salah menjatuhkan pilihannya kepada punya orang lain.

Hubungan terlarang pengungsi perang ini bahkan sempat viral di YouTube. Dalam video viral, terekam warga negara asing (WNA) itu digrebek di sebuah mobil berwarna seorang wanita.

Selengkapnya...

3. Kisah Pilu Bocah di NTT Tewas Sambil Memeluk Telepon Genggam

Bocah tewas tersengat listrik saat mengisi daya telepon genggam (Ola Keda/Liputan6.com)

Nasib nahas menimpa Alvano Tuke. Bocah 8 tahun asal Desa Hane, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, itu ditemukan tewas tak bernyawa di rumahnya pada Jumat, 15 Maret 2019.

Bocah itu tewas tersengat listrik saat mengisi daya telepon genggam miliknya. Alvano ditemukan tak bernyawa sambil memeluk telepon genggamnya itu.

Alvano Tuke memang hanya tinggal berdua dengan neneknya, Ruth Kune. Ruth Kune pun kaget saat melihat cucu laki-lakinya itu terbaring di antara meja televisi dan tempat tidur.

Selengkapnya...

 

2 of 2

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by