Bawa Satu Jenazah dan 12 Penumpang, KM Arma Widjaya Hilang di Pulau Dua

Oleh Liputan6.com pada 09 Mar 2019, 08:01 WIB
Diperbarui 11 Mar 2019, 05:13 WIB
Ilustrasi kapal (iStock)

Liputan6.com, Ambon - Regu penyelamat dari Pos SAR Tual dikerahkan untuk mencari KM Arma Widjaya yang membawa 12 orang penumpang dan satu jenazah dari pelabuhan Kota Tual menuju Pulau Toyando dan dilaporkan mengalami mati mesin di tengah perjalanan.

"Melaporkan kondisi membahayakan manusia, KM Arma Widjaya mengalami mati mesin di Perairan Pulau Dua (Kota Tual) pada tanggal 08 Maret pukul 20:05 WIT," kata Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muslimin di Ambon, Jumat 8 Maret 2019 malam.

Awalnya Pos SAR Tual menerima laporan dari Ali Rumaf selaku nahkoda KM Arma Jaya bahwa tanggal 08 Maret pukul 18:30 WIT, kapal tersebut berangkat dari pelabuhan Tual menuju Pulau Toyando membawa 12 orang dan satu jenazah.

Namun di tengah jalan, kapal tersebut mengalami mati mesin pada koordinat 05 34' 41"S - 132 35' 648"E, dilansir Antara.

Kondisi cuaca di lokasi pencarian saat ini terjadi hujan ringan diserta angin dari arah barat menuju barat laut berkecapatan 4-20 Knot dan tinggi gelombang berkisar antara 0.1-2 meter.

"Setelah menerima laporan tersebut, regu penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi pencarian pada pukul 20:35 WIT dengan menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Bharata 242," ujar Muslimin.

Lokasi pencarian dipusatkan pada arah 292,48 Barat Laut atau sekitar 12 Nm Barat Laut Pulau Tual.

Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian kapal diantaranya regu penyelamat dari Pos SAR Tual, Brimob, Kesatuan Polisi Penjaga Pantai, Syahbandar, Pol airud, serta keluarga korban.

Saksikan video pilihan berikut ini: