Dua Orang Jadi Korban Kebakaran Saat Khidmat Nyepi di Bali

Oleh Dewi Divianta pada 08 Mar 2019, 00:01 WIB
Diperbarui 08 Mar 2019, 00:01 WIB
Sembahyang Tilem Kesanga
Perbesar
Umat Hindu melaksanakan sembahyang malam (Tilem Kesanga) menjelang Nyepi Tahun Baru Saka 1941 di Pura Aditya Jaya, Jakarta, Rabu (6/3). Sembahyang Tilem Kesanga merupakan salah satu rangkaian ibadah umat Hindu menjelang Nyepi (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Denpasar - Kebakaran terjadi saat pelaksanaan hari raya Nyepi di Denpasar, Bali. Pusat Pengendali Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Provinsi Bali menyebutkan kebakaran menimpa sebuah warung yang terletak di Jalan Badak Agung.

Warga yang tengah merayakan Nyepi dan mengetahui ada kebakaran langsung mendatangi kantor BPBD untuk melaporkan perisitwa tersebut.

Akibat kebakaran tersebut, pemilik warung bernama Muhammad Musa (21) mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

Musa mengalami luka bakar pada daerah muka, badan bagian depan, kedua lengan, dan kedua kaki bagian depan. Ia juga mengalami sesak nafas. Sementara istrinya, Hasanah (20) juga mengalami luka bakar cukup serius.

"Klien mengalami luka bakar pada daerah kedua lengan dan kedua kaki dan sesak nafas," kata petugas Pusdalops BPBD Bali, Komang Edi, Kamis (7/3/2019).

Saat ini, korban sudah dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

"Korban kebakaran dalam keadaan stabil dan sudah mendapat penanganan lebih lanjut di RSUP Sanglah. Jika ada pihak yang berkepentingan terkait kegawatdaruratan dan keperluan ambulance, silahkan hubungi call center kegawat daruratan medik 119 Indonesia atau call center kami (0361)251177," ucapnya.

Saksikan video pilihan berikut ini: