Keren, Surabaya Bakal Punya Alun-Alun Bawah Tanah

Oleh Dian Kurniawan pada 28 Feb 2019, 11:02 WIB
Diperbarui 28 Feb 2019, 11:02 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Liputan6.com, Surabaya - Kota Surabaya sebentar lagi bakal memiliki alun-alun bawah tanah yang berlokasi di tengah kota. Alun-alun itu akan menghubungkan kompleks Balai Pemuda (alun-alun barat) dengan Jalan Yos Sudarso di sisi timur, tepatnya lahan di persimpangan Jalan Pemuda.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, saat ini Pemkot Surabaya sedang mematangkan konsep untuk pengerjaan alun-alun di sisi sebelah timur. Alun-alun itu dibangun dua lantai ke bawah.

Lantai satu, akan dijadikan lokasi penjualan makanan tradisional dan produk-produk khas Surabaya. Sedangkan lantai dua akan menjadi tempat parkir kendaraan.

"Nanti itu yang Balai Pemuda basementnya nyambung itu tembus, kan terus nyeberang ke Jalan Pemuda, nah nanti itu kan kayak jadi kesatuan jadi kan luas, nanti namanya Alun-Alun Surabaya," kata Wali Kota Risma di rumah kediaman di Jalan Sedap Malam, Rabu (27/2/2019).

Risma menjelaskan, alun-alun bawah tanah Surabaya bakal berada di dua sisi lahan, yaitu antara kompleks Balai Pemuda dan persimpangan di Jalan Pemuda.

Kedua lahan itu akan saling terhubung melalui basement bawah tanah, sehingga nantinya lahan tersebut akan semakin luas berkisar 2 hektar.

Selain itu, pejalan kaki tidak perlu menyeberang lagi di Jalan Yos Sudarso, tapi bisa menyeberang melalui jalan bawah tanah tersebut.

"Jadi nanti dihubungkan ke bawah, jadi ada eskalatornya, ada liftnya untuk disabilitas ke bawah, nah nanti terus kemudian ke atas," ujar wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Risma juga menyampaikan, desain alun-alun sebelah timur akan dibuat berbeda dengan alun-alun barat.

Alun-alun sebelah timur bakal dilengkapi plaza, panggung hiburan, dan tribun tempat duduk untuk pertunjukkan seni. Tak hanya itu, nantinya alun-alun sebelah timur juga bakal dilengkapi patung sawunggaling dan deorama sejarah Surabaya.

"Nanti orang bisa duduk-duduk di situ, anak-anak bisa latihan main musik, anak-anak juga bisa latihan tari di situ, tujuannya memang buat itu," ungkap Risma.

Pembangunan alun-alun ini, kata Risma, merupakan komitmen pemkot dalam menyediakan ruang-ruang positif bagi anak-anak Surabaya. Ia menilai, selama ini anak-anak biasa berlatih kesenian di kompleks Balai Pemuda. Namun kawasan tersebut dinilai sudah tidak muat untuk menampung anak-anak yang ingin berlatih kesenian.

Saat ini pengerjaan pedestrian dan saluran basement di alun-alun sisi sebelah barat atau kompleks Balai Pemuda sedang dilakukan. Sementara untuk sebelah timur, dalam waktu dekat Pemkot Surabaya segera melakukan pengerjaan.

"Mudah-mudahan kalau ini kelar, kita bisa selesaikan tahun ini, mungkin tahun depan hanya (pengerjaan) kecil-kecil. Cuman kemarin desainnya tak rubah lagi, aku ingin desainnya lebih bagus lagi," pungkas Risma.

 

Simak juga video pilihan berikut ini: