Millenial Road Safety Festival di Pekanbaru Pecahkan Rekor MURI

Oleh M Syukur pada 24 Feb 2019, 23:00 WIB
Diperbarui 24 Feb 2019, 23:00 WIB
Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo (bertopi hitam) menerima rekor MURI terkait penyelenggaraan Millenial Road Safety Festival di Pekanbaru
Perbesar
Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo (bertopi hitam) menerima rekor MURI terkait penyelenggaraan Millenial Road Safety Festival di Pekanbaru. (Liputan6.com/M Syukur)

Liputan6.com, Pekanbaru- Millenial Road Safety Festival (MRSF) di area car free day Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru, Riau, berhasil memecahkan Rekor Musium Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan untuk mengkampanyekan keselamatan lalu lintas ini dihadiri lebih oleh 54 warga pada Minggu (24/2/2019).

Menurut Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo, angka tersebut berdasarkan perhitungan perwakilan MURI yang datang ke Pekanbaru. Perhitungan dilakukan dari gerak jalan santai millenial yang dimulai pukul 07.00 WIB.

"Ada 54.127, ini rekor MURI yang tentunya melalui penelitian, angka yang sangat menggembirakan," kata Widodo usai mencabut undian berhadiah umrah, sepeda motor dan barang menarik lainnya di halaman Kantor Gubernur Riau.

Widodo menjelaskan, selama tahun 2018 tercatat 1.675 kecelakaan lalu lintas di berbagai kabupaten/kota di Riau. Dari jumlah itu tercatat 798 korban meninggal dunia, 583 korban luka berat dan 1.694 korban luka ringan.

"Mayoritas yang menjadi korban adalah kaum millenial. Dengan kampanye keselamatan lalu lintas ini diharap ada penurunan angka kecelakaan," imbuh Widodo.

Rekor MRSF ini sebelumnya dipegang oleh Polda Lampung pada 3 Februari 2019 dengan peserta 22 ribu kaum millenial. Untuk di Pekanbaru, sertifikat ini diserahkan oleh Senior Manager MURI Awan Rahargo kepada Widodo didampingi Dirlantas Polda Riau Kombes Bhirawa Braja Paksa.

Awan menjelaskan, Polda Riau mendapat sertifikat MURI atas torehan rekor komitmen tertib berlalu lintas oleh kaum millennial terbanyak dan merupakan peristiwa superlatif.

"Ada 54.127 kaum millennial menyatakan komitmennya dalam kampanye tertib berlalu lintas di jalan raya," kata Awan.

Terpisah, Kombes Bhirawa Braja Paksa mengungkapkan, semangat deklarasi ini diharap dapat menumbuhkan mindset masyarakat serta menjadikan budaya tertib sehari-hari.

"Keselamatan menjadi perhatian kita bersama, utamanya usia produktif yang akan membawa Indonesia ke arah yang maju dan gemilang," ucap Bhirawa.

2 dari 2 halaman

Buat Arena Balap Millenial

Peserta Millenial Road Safety Festival bergoyang usai gerak jalan santai di halaman Kantor Gubernur Riau
Perbesar
Peserta Millenial Road Safety Festival bergoyang usai gerak jalan santai di halaman Kantor Gubernur Riau. (Liputan6.com/M Syukur)

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar di lokasi menyebut Pemerintahan Riau punya banyak program untuk menjaga kaum millenial. Bahkan dirinya berencana membangun arena balapan bagi usia produktif agar tak melakukan balapan liar di jalanan.

"Karena kami sayang dengan dengan warga dan anak kita agar tidak terjadi kecelakaan," kata mantan Bupati Kabupaten Siak ini.

Syamsuar menjelaskan, kegiatan ini sangat penting karena banyak pelajar dan mahasiswa mengendarai motor ke sekolah. Diapun berharap kampanye seperti ini tidak dilakukan sekali dan Pemprov Riau berencana menggelarnya juga.

"Ini bukti kepedulian terhadap generasi penerus, generasi emas yang nantinya menjadi pemimpin bangsa," sebut Syamsuar.

Terkait tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Riau, Syamsuar berharap berkurang dalam beberapa tahun ke depan hingga menjadi tidak ada sama sekali.

"Kalau tidak menjadi zero, minimal berkurang," ucapnya.

Rangkaian kegiatan dalam MRSF, selain jalan santai, juga diwarnai dengan pemutaran pesan keselamatan berlalu lintas dari Presiden Joko Widodo dan senam kolosal milenial.

Pantauan di lokasi, puluhan ribu peserta dengan berpakaian putih semarak mengikuti kampanye keselamatan terbesar yang pernah diselenggarakan di Bumi Lancang Kuning itu.

 

Lanjutkan Membaca ↓