Hujan Disertai Angin Kencang di Bali, 1 Orang Meninggal Dunia

Oleh Dewi Divianta pada 25 Jan 2019, 17:00 WIB
Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Ciputat

Liputan6.com, Denpasar - Hujan deras disertai angin kencang melanda Bali pada Kamis sore (24/1/2019). Beberapa pohon bertumbangan di sekitaran Kota Denpasar. Akibatnya, satu pengendara sepeda motor meninggal dlunia lantaran tertimpa pohon tumbang.

Korban bernama Taufiq asal Pasuruan, Jawa Timur, yang diketahui warga WR Supratman, Denpasar. 

Nahas, saat melintas di Jalan Tukad Pakerisan, Panjer, Renon, Denpasar, pohon pule yang merupakan perindang di pinggir jalan tak kuat menahan terpaan angin. Pohon yang cukup besar itu jatuh dan menimpa korban.

Korban mengalami luka serius di kepala dan mengalami patah tulang pada bagian kaki. Akibatnya, korban langsung meninggal di lokasi. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang mendapat laporan langsung mengevakuasi korban ke RSUP Sanglah Denpasar.

"Korban sudah dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar. Keluarganya sudah di sana," kata petugas BPBD Bali, Komang Edi, Kamis (24/1/2019).

Tak hanya itu, hujan dan angin kencang juga menghancurkan dua unit mobil saat tengah melintas di Jalan Raya Puputan, Renon Denpasar. Beruntung tak ada korban lantaran pengendara langsung ke luar mobil begitu tahu pohon tumbang mengarah ke mobilnya.

Saat itu, dua unit mobil jenis sedan itu tengah berada di lampu merah. Tiba-tiba saja pohon tumbang terkena terpaan angin yang cukup kencang. Meski menimpa mobil dan mengalami kerusakan cukup parah, pengendara dan penumpang mobil berhasil ke luar sebelum pohon menimpa mobil mereka.

Tak hanya itu, dari laporan BPBD Bali, sejumlah pohon tumbang juga terjadi di beberapa wilayah di Kota Denpasar. Hingga kini pendataan masih terus dilakukan. Tak hanya pohon tumbang, kencangnyaangin juga menyebabkan beberapa genting rumah beterbangan.

Di Kampung Jawa, Jalan Ahmad Yani Selatan, Denpasar, sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat gentingnya beterbangan saat hujan badai menerjang kawasan tersebut sekitar pukul 16.00 Wita dan baru berhenti pukul 19.30 Wita itu.

Simak juga video pilihan berikut ini: