Jejak Perselingkuhan Brigpol DW di Makassar

Oleh Fauzan pada 04 Jan 2019, 21:01 WIB
Diperbarui 06 Jan 2019, 20:13 WIB
Seks, pasangan, selingkuh (iStock)

Liputan6.com, Makassar - Selain foto vulgarnya tersebar luas di media sosial, ternyata Brigpol DW juga diduga kuat terlibat kasus perselingkuhan. Alhasil polisi cantik itu dipecat secara tidak terhormat (PTDH) dari institusinya pada, Rabu, 2 Januari 2019 lalu.

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Hotman C Sirait mengungkapkan, bahwa Brigpol DW berselingkuh tidak hanya dengan satu orang pria. Bahkan perselingkuhan itu telah berlangsung sejak tahun 2017.

"Semuanya ada buktinya, mulai dari video porno, chatting porno, beberapa check in hotel di Makassar dengan beberapa pria yang bukan suaminya," kata Hotman saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (4/1/2019).

Menurutnya, Propam Polrestabes Makassar mulai menyelidiki kasus Brigpol DW setelah suami Polwan cantik itu melaporkan istrinya sendiri.

Dari penyelidikan itu, diketahui Brigpol DW berselingkuh dengan dua orang perwira yang bertugas di Polda Sulsel.

"Dia tidak bisa mengelak lagi setelah kita perlihatkan semua bukti-bukti itu. Ada semua bukti-buktinya, termasuk check in kamar hotel dengan dua perwira polisi di jajaran Polda Sulsel itu. Bukti check in kamar hotel yang diperoleh penyidik berbeda waktu dan tempat." terang Hotman.

Bahkan pernah suatu waktu, suami Brigpol DW, yang juga seorang polisi di Polrestabes Makassar mendapati istrinya itu sedang berduaan di dalam mobil di depan sebuah mini market. "Pernah sekali ia didapati dengan lelaki lain sedang berduaan di mobil," jelas Hotman.

Dari semua penyelidikan Propam Polrestabes Makassar itulah diambil keputusan untuk memecat Brigpol DW secara tidak terhormat. Apalagi setelah foto vulgar polisi cantik itu tersebar luas di media sosial.

2 of 2

Foto Vulgar Brigpol DW

Ilustrasi bugil
Ilustrasi foto bugil. (via: istimewa)

Sebelumnya, Polwan berinisial DW terpaksa harus dipecat secara tidak terhormat (PTDH). Polisi berpangkat brigadir itu dipecat setelah foto vulgarnya tersebar luas di Facebook.

Cerita tersebarnya foto vulgar polwan yang bertugas di Satuan Sabhara Polrestabes Makassar itu bermula saat ia berkenalan dengan seorang narapidana melalui Facebook.

Brigpol DW terpikat karena narapidana itu mengaku sebagai polisi berpangkat komisaris.

"Brigpol DW jadi korban penipuan narapidana kasus pembunuhan yang mengaku sebagai polisi di Facebook," kata Kasi Propam Polrestabes Makassar, Kompol Awaluddin saat dikonfirmasi, Jumat, 4 Januari 2019.

Dengan segala bujuk rayu, Brigpol DW benar-benar jatuh hati kepada napi yang mengaku sebagai polisi itu. Saking jatuh cintanya, DW bahkan rela memberikan foto vulgarnya.

"Belakangan foto Brigpol DW disebarkan di Facebook, hingga viral," sambungnya.

Saat kasus ini ditangani Seksi Propam Polrestabes Makassar, Awaluddin bahkan pergi ke Lampung untuk mengecek siapa sebenarnya polisi berpangkat komisaris yang meminta foto vulgar Brigpol DW.

"Waktu itu, kita langsung ke Lampung untuk cek kebenaran polisi berpangkat komisaris ini. Eh, ternyata keberadaan pria yang mengaku polisi ini tidak betul adanya dan Brigpol DW jadi korban penipuan," terang Awaluddin.

"Saat dilakukan penyelidikan, yang menipu Brigpol DW adalah seorang narapidana kasus pembunuhan," imbuh Awaluddin.

Terpisah, Kapolrestabes Makassar, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo membenarkan ihwal pemecatan terhadap Brigpol DW. Menurut dia, apa yang telah dilakukan oleh Brigpol DW telah mencoreng nama baik institusi kepolisian.

"Karena ada pelanggaran-pelanggaran kode etik, makanya kita lakukan sidang (kode etik). Dan hukuman pemecatan ini dilakukan karena dia mencemarkan nama baik kepolisian," ucap Dwi.

Saksikan video pilihan menarik berikut:

Lanjutkan Membaca ↓