Pasokan Listrik Selama Libur Natal dan Tahun Baru Aman di Kaltimra

Oleh Abelda Gunawan pada 24 Des 2018, 23:01 WIB
Diperbarui 25 Des 2018, 00:15 WIB
   PLN Kaltimra mengecek jaringan di daerah. (Liputan6.com / Abelda Gunawan)

Liputan6.com, Balikpapan - PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimra) menjamin jaringan listrik selama libur Natal dan Tahun Baru. Mereka membentuk 26 posko siaga Natal dan Tahun Baru di tempat ibadah serta pusat keramaian seluruh area Kaltimra.

"Terdapat 26 posko siaga Natal dan Tahun Baru yang beranggota 704 petugas di PLN Kaltimra," kata General Manager PLN Wilayah Kaltimra, Riza Novianto Gustam di Balikpapan, Senin (24/12/2018).

Riza mengatakan, posko siaga PLN dibuka sejak 18 Desember hingga 8 Januari 2019 mendatang. Pihaknya menjamin pasokan listrik agar tidak mengganggu kegiatan ibadat umat Nasrani selama perayaan Natal.

Tim siaga ini sifatnya tanggap darurat merespon cepat seluruh permasalahan darurat atau keadaan genting. Mereka merupakan teknisi listrik PLN yang sudah berpengalaman di bidangnya.

"Namun, kita sama-sama berharap kondisi kelistrikan aman dan handal selama Natal dan Tahun Baru ini, juga untuk seterusnya," kata Riza.

Seluruh Kantor Unit Pelayanan PLN Kaltimra pun telah bersiaga dengan pasukan dan peralatan teknis jelang pergantian tahun. Mereka ini merupakan unit pelayanan PLN yang berada di Balikpapan, Samarinda, Bontang, Berau, hingga Tarakan.

"Memasuki minggu ketiga di bulan Desember ini telah melakukan gelar pasukan dan peralatan yang diikuti oleh tim siaga. Tim siaga terdiri dari petugas pelayanan teknik, petugas pemeliharaan dalam keadaan bertegangan (PDKB), serta petugas pengatur distribusi," ungkapnya.

Bersamaan waktunya, PLN meniadakan pemeliharaan jaringan listrik selama momen perayaan Natal dan tahun baru 2019. PLN menyelesaikan inspeksi, perbaikan, dan pemeliharaan jaringan guna meminimalisasi gangguan.

Sementara ini, PLN Kaltimra mengantongi daya mampu listrik 1.406 MW. Kemampuan daya ini sekiranya cukup membekap beban puncak listrik selama Natal dan pergantian tahun diprediksi sebesar 1.040 MW.

Artinya, PLN masih menyimpan cadangan daya 366 MW antisipasi kondisi gangguan pembangkit listrik di Kaltimra. Cadangan daya masih tersisa ini nantinya didukung mobile genset yang disiagakan di lokasi gereja wilayah Kaltimra.

"Selain itu, kami juga menyediakan cadangan mobile genset pada beberapa titik gereja untuk kelancaran beribadah bagi masyarakat yang merayakan hari besar ini," ujar Riza.

Saat terjadi gangguan listrik, PLN mempersilakan masyarakat menghubungi hotline PLN 123. Petugas PLN bersiaga menindaklanjuti laporan gangguan yang masuk.

 

Simak video pilihan berikut ini: