Urai Kepadatan, Polisi Buka Tutup Rest Area Km 57 Tol Jakarta - Cikampek

Oleh Liputan6.com pada 22 Des 2018, 17:02 WIB
Diperbarui 22 Des 2018, 17:02 WIB
Tol Cikampek Macet Parah di Puncak Arus Mudik
Perbesar
Antrean kendaraan melintasi ruas Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Rabu (13/6). Pada H-2 Lebaran, kepadatan di ruas tol Jakarta-Cikampek disebabkan karena penyempitan jalur, lantaran ada proyek pembangunan LRT dan Tol Elevated. (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Karawang - Arus lalu lintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dari arah Jakarta menuju Cikampek cukup padat memasuki libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Sabtu.

Kepadatan arus lalu lintas dipicu antrean kendaraan yang masuk dan keluar sejumlah rest area atau tempat istirahat. Seperti yang terpantau di titik menjelang rest area Kilometer 57, arus lalu lintas cukup padat.

Antrean kendaraan yang akan menuju rest area sempat mengganggu arus lalu lintas sehingga pihak kepolisian dari Polres Karawang melakukan sistem buka-tutup di titik menuju rest area Kilometer 57 dilansir Antara.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya menyebutkan, selain untuk mengatasi semakin padatnya arus lalu lintas, buka-tutup di titik menuju rest area juga bertujuan untuk mengatasi padatnya kendaraan di rest area tersebut.

Sementara itu, PT Jasa Marga selaku pengelola jalan tol memberlakukan sistem lawan arus di Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur tersebut.

Dalam keterangan persnya, pihak Jasa Marga menyampaikan lawan arus berlaku dari kilometer 50+000 hingga 61+500 arah Cikampek. Sistem lawan arus diberlakukan untuk mengurai kepadatan menjelang akses keluar-masuk rest area kilometer 50 dan kilometer 57.

"Pemberlakuan contraflow merupakan diskresi Kepolisian. Untuk mendukung kelancaran contraflow, Jasa Marga menyiagakan petugas dan penyiapan rambu-rambu," AVP Corporate Communications Jasa Marga, Dwimawan Heru dalam keterangan tersebut.

Saksikan video pilihan berikut ini: