Pengamanan di Garut Saat Natal dan Tahun Baru

Oleh Jayadi Supriadin pada 21 Des 2018, 11:00 WIB
Diperbarui 25 Des 2018, 02:04 WIB
Pasukan gabungan polisi nampak sigap dalam apel gabungan operasi Lilin Lodaya  2018

Liputan6.com, Garut 10 hari menjelang Natal dan Tahun Baru, Polres Garut, Jawa Barat langsung menyiapkan sejumlah pengamanan dan rekayasa lalu lintas, untuk mengamankan dua hajatan besar itu.

“Total ada sekitar 1.050 personil gabungan yang kami terjunkan,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, selepas apel gabungan Operasi Lilin Lodaya 2018 di Lapangan Alun-alun Garut, Kamis (20/12/2018).

Sesuai dengan himbauan pemerintah, serta intruksi langsung Kapolri, lembaganya langsung menyiapkan sejumlah rencana pengamanan satu hari lebih awal dari rencana, untuk mengamankan dua momen besar nasional itu.

“Terutama saat Natal kita hindari adanya pengrusakan tempat ibadah dan gangguan keamanan lainnya,” ujar dia.

Selain fasilitas tempat ibadah, lembaganya akan menyebar seluruh anggota ke beberapa titik sentra kawasan wisata di Garut, mulai kawasan wisata alam, darat hingga laut yang berada di sepanjang pantai kawasan Garut Selatan.

“Tak lupa kita juga mesti waspada dengan datangnya ancaman bencana alam,” kata Budi mengingatkan.

Rencananya, untuk satu tempat ibadah, lembaganya akan menempatkan hingga 30 orang pasukan yang digilir secara bergantian. Sementara sisanya akan disebar di beberapa lokasi wisata termasuk mengamankan sejumlah fasilitas publik, seperti pusat perbelanjaan, dan perkantoran pemerintah.

Dandim 0611 Garut Letkol Asyraf Aziz menambahkan, untuk kegiatan operasi Lilin saat ini, ada sekitar 300 anggota yang diterjunkan untuk membantu kelancaran natal dan tahun baru itu. “Kalau kurang kita tambah lagi,” ujarnya menambahkan.

Untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat, lembaganya akan terus melakukan koordinasi lintas sektoral, terutama dengan polres dan Pemda Garut, agar pelaksanaan dua momen nasional itu berlangsung aman.

"Kita pun sudah meminta koramil terutama yang berada di jalur wisata agar siaga penuh,” pinta dia.

Sementara itu, Kapolsek Garut Kota, Kompol Uus Susilo menambahkan, tujuh gereja yang menjadi fokus pengamanan di wilayah Garut Kota yakni Gereja Kristen Pasundan dan Gereja Injil Indonesia (GII Hok Im Tong) di Jalan Bratayuda, Gereja Pantekosta dan Gereja Bethel Injil Sepenuh di Jalan Cimanuk, Gereja Masehi Advent hari Ketujuh di Jalan Pramuka, Gereja Sidang Jemaat Allah di Jalan Ranggalawe, serta Gereja Kristen Perjanjian Baru di Jalan Siliwangi.

Selama Natal berlangsung, lembaganya akan memfokuskan penjagaan tempat ibadah nasrani tersebut. Sebab selain memiliki jemaah yang cukup banyak, juga diharapkan memeberikan rasa aman bagi mereka.

“Pokoknya setiap kegiatan pasti kita melakukan pengamanan terhadap tamu dan sebelum pelaksanaan akan dilakukan sterilisasi disekitar tribun,” papar dia.

Selain itu, untuk mewujudkan ketentraman di masyarakat, lembaganya meminta agar perayaan natal bisa dilaksanakan dengan khidmad tanpa menimbulkan kegaduhan. "Jangan berlebihan lah, baik Natal maupun pergantian Tahun Baru," ujar dia.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Live Streaming

Powered by