Siloam Hospitals Hadir di Palangka Raya

Oleh Liputan6dotcom pada 20 Des 2018, 02:00 WIB
Sambut Imlek, RS Siloam Bagikan Jeruk Ke Pasien

Liputan6.com, Jakarta - PT Siloam International Hospitals Tbk kembali meresmikan unit barunya di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (19/12/2018). Rumah sakit ke-35 dari Siloam Hospitals Group ini diresmikan oleh Walikota Palangka Raya Fairid Naparin.

acara peresemian dihadiri oleh Founder and Chairman Lippo Group, Mochtar Riady, CEO PT Siloam International Tbk James Riady, Kapolres Palangka Raya, Timbul Siregar, DPRD Prov Kalteng, Dandim, Forkominda Kota, dan para tokoh masyarakat Palangka Raya.

Walikota Palangka Raya Fairid Naparin mengungkapkan bahwa kebutuhan masyarakat di Palangka Raya terhadap pelayanan kesehatan bertaraf internasional semakin meningkat. Bahkan tak jarang mereka menjadikan rumah sakit di luar negeri sebagai tempat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan untuk keluarga.

Potensi Siloam Hospitals Palangka Raya untuk melayani kesehatan masyarakat kota ini secara luas cukup besar.

"Dengan pengalaman, jaringan, kompetensi, dan komitmen untuk keselamatan pasien, kami percaya Siloam Hospitals dapat berkontribusi positif dalam melayani masyarakat kota Palangka Raya,” tutur Fairid dalam keterangan tertulis.

Berlokasi strategis di area RTA Milono, Siloam Hospitals Palangka Raya hadir dengan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam.

“Pada kondisi gawat darurat, yang sangat penting adalah pelayanan cepat dan tepat. Oleh karena itu, kami mempersiapkan tim medis yang terlatih untuk memberikan pelayanan gawat darurat prima untuk dapat merespon segala kasus kecelakaan, jantung, otak, dan gawat darurat lainnya," jelas Direktur Siloam Hospitals Palangka Raya dr. Nico Fritz.

Selain pelayanan IGD, Siloam Palangka Raya juga menyediakan layanan terpadu termasuk medical check up, berbagai klinik rawat jalan, rawat inap, layanan bersalin dan kesehatan anak, kamar operasi, unit perawatan intensif (ICU dan NICU) serta dilengkapi dengan fasilitas medis pendukung seperti CT Scan, X-Ray, dan Ultrasonografi.

Vice President Director PT Siloam International Hospitals Tbk Caroline Riady mengatakan pengembangan dan pembangunan Siloam Hospitals Palangka Raya merupakan implementasi visi Siloam Hospitals, yakni menyediakan layanan kesehatan dengan kualitas internasional, menjangkau seluruh lapisan masyarakat dalam skala nasional. Siloam Hospitals Palangka Raya merupakan rumah sakit Siloam kedua di Kalimantan dan bertujuan untuk memajukan kesehatan masyarakat setempat.

"Kami bermitra dan bekerja sama erat dengan pemerintah daerah dan dinas kesehatan untuk mewujudkan hal tersebut."

Caroline melanjutkan Siloam Hospitals Palangka Raya juga diperkuat oleh jajaran tim dokter spesialis, sub-spesialis, serta tenaga medis kompeten dan berpengalaman untuk memberikan pelayanan medis prima. Jaringan rumah sakit Siloam yang telah terintegrasi memungkinkan dilakukannya penanganan medis terhadap pasien secara tepat, efektif, dan holistik."

"Untuk kasus-kasus tertentu yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit-rumah sakit lain yang ada di jaringan rumah sakit Siloam seluruh Indonesia yang memiliki standar pelayanan sama. Selain melayani pasien pribadi dan jaminan, Siloam Hospitals Palangka Raya juga akan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk melayani pasien yang menggunakan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS)," tambah Caroline.

 

2 of 2

Semangat Berjuang

Siloam di Kalteng
Siloam Hospitals Hadir di Palangka Raya

Tahun 2012 adalah awal ekspansi Lippo Group di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Untuk itu terus dibangunnya sentra-sentra bisnis Lippo Group.

"Masuk Kalteng tahun 2012 dengan menghadirkan Hypermart. Lalu tahap selanjutnya kami membangun Matahari Mall, dan besok kami akan menghadirkan Rumah Sakit Siloam di Palangka Raya, bank Nobu pun sudah tersedia di kota ini. Palangka Raya adalah masa depan Indonesia, dan Lippo Group sebagai perusahaan yang memiliki jiwa untuk memajukan daerah, akan terus berkomitmen mendukung pengembangan Palangka Raya," tutur James Riady, CEO Lippo Group, saat menutup Dialog Dunia Usaha yang digelar Assosiasi Pengusaha Palangka Raya Indonesia (APPINDO), di Swiss Bell Hotel Palangka Raya, sehari sebelum grand opening Siloam Palangka Raya, Selasa (18/12/2018).

James yang hadir bersama Founder dan Chairman Lippo Group Mochtar Riady mengatakan bahwa setiap daerah memiliki potensi untuk maju dan berkembang, tidak terkecuali Palangkaraya. "Setiap orang pasti bisa sukses asalkan dia mau berjuang, begitu juga dengan daerah-daerah di Indonesia, semua bisa maju dan berkembang asalkan didukung oleh semua stakeholder yang ada, baik itu pemerintahan daerah, swasta dan yang terpenting adalah masyarakatnya."

Menurut James, komunikasi dan sinergi adalah kunci utama keberhasilan suatu daerah. "Di sini ada Kadin, Appindo, pengusaha swasta juga UKM, ini semua harus duduk bersama membicarakan dan saling bersinergi memberi dukungan satu sama lain."

Dalam kesempatan tersebut, James sempat mengingatkan kepada para UKM Palangkaraya untuk memiliki semangat untuk maju. "Papa saya membangun Lippo dengan penuh perjuangan, semangat berjuang inilah yang akan kami tularkan di setiap pembangunan Lippo Group di mana pun itu termasuk di beberapa negara karena Lippo tidak hanya ada di setiap pelosok Indonesia dari Aceh hingga Papua, tetapi juga ada di Amerika," tutup James.

Tidak hanya pesan moral, peserta dialog juga mendapat kiat sukses dari orang nomor satu di Lippo Group, Mochtar Riady.

"Saat ini adalah jaman digital, untuk itu setiap orang atau pengusaha harus melek tekhnologi digital dalam membangun bisnisnya," ucap Mochtar yang sempat berbagi pengalaman hidupnya dalam membangun bisnis dan keluarga yang dicintainya.

"Saya terlahir di kota Batu, Jawa Tengah, dengan bekal pendidikan dan semangat untuk sukses, saya nekat ke Jakarta. Di Jakarta saya bekerja sebagai bankir, keinginan kuat saya untuk menjadi seseorang yang sukses telah saya buktikan dengan membesarkan beberapa bank di Indonesia, termasuk Bank Central Asia (BCA), itu semua karena saya memiliki visi ke depan, untuk itu masyarakat Palangka Raya pun harus memiliki visi ke depan dengan terus memperhatikan perkembangan dunia," ucap Mochtar.

Lanjutkan Membaca ↓