Crane Roboh di Pelabuhan Cilegon, 1 Meninggal Dunia

Oleh Yandhi Deslatama pada 28 Nov 2018, 17:03 WIB
Diperbarui 28 Nov 2018, 17:03 WIB
Crane Roboh
Perbesar
Foto: Yandhi Deslatama/ Liputan6.com.

Liputan6.com, Serang - Peristiwa nahas menimpa Ahmad Sulaeman (46) yang meninggal dunia tertimpa crane roboh, di Pelabuhan Indah Kyat, Kota Cilegon, Banten.

Kecelakaan kerja itu terjadi saat loader rusak di Palka 1 kapal MV. Green Wood, yang melakukan bongkar barang curah Wodchips (bahan baku kertas) dari kapal ketongkang dan akan diangkat untuk diperbaiki di bawah dermaga, milik PT ABMA.

Setelah tali seling dikaitkan ke loader yang akan diangkat oleh operator beko, tanpa diketahui korban berada di loader yang diangkat menggunakan crane tersebut.

"Pada saat loader berada di atas palka, tiba-tiba tali seling crane kapal putus. Sehingga korban yang berada di atasnya terjatuh ke dermaga, kemudian tertimpa loader yang jatuh, yang mengakibatkan korban meninggal di tempat," kata AKBP Edy Sumardi, Kabid Humas Polda Banten, Selasa (27/11/2018).

Pekerja yang lain sebelumnya sempat meneriaki operator crane dan korban, untuk menghentikan pekerjaannya. Namun tidak terdengar. Sehingga saat tali sling itu putus, beko yang diangkut jatuh, dan crane pun ikut ambruk.

Kini, korban berada di RSUD Serang untuk dilakukan otopsi dan menunggu keluarga menjemput jenazah korban.

"Setelah diberitahukan oleh saksi, namun korban tidak mengindahkannya," ungkap Edy menambahkan.

Pihak kepolisian pun telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah terjadi pelanggaran Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

 

Simak juga video pilihan berikut ini: