5 Poin Deklarasi Damai Forum Pondok Pesantren Jawa Barat

Oleh Ahmad Apriyono pada 28 Nov 2018, 11:30 WIB
Diperbarui 28 Nov 2018, 11:30 WIB
Deklarasi Pemilu Damai

Liputan6.com, Jakarta Polda Jabar menggelar Silaturahmi Kamtibnas bersama Forum Pondok Pesantren se-Jawa Barat. Acara yang digelar di Aula Muryono, Polda Jabar, Selasa (27/11/2018) kemarin itu bertujuan menciptakan Pemilu 2019 yang damai dan sejuk.

Dalam acara tersebut turut hadir ulama dan perwakilan pondok pesantren se-Jawa Barat, tokoh agama, hingga Ketua DPRD Jabar, dan Pangdam III/ Siliwangi.

Ketua Forum Pondok Pesantren Edi Komarudin berharap pertemuan tersebut membawa keberkahan, bukan hanya untuk masyarakat kabupaten tapi juga untuk masyarakat Jawa Barat pada umumnya. Dalam kesempatan itu pula dibacakan deklarasi damai demi menciptakan Pemilu 2019 yang aman dan damai.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengajak warga dan semua komponen masyarakat untuk sama-sama bersinergi dan berupa menciptakan Pileg dan Pilpres yang aman dan sejuk.

“Dengan demikian, saat perhelatan pesta demokrasi nanti terhindar dari hal-hal yang bisa membuat perpecahan atau pergesekan di masyarakat,” ungkap Agung Budi.

Berikut lima poin deklarasi damai yang dibacakan Ketua Forum Pondok Pesantren Edi Komarudin.

1. Menolak segala bentuk politisasi pondok pesantren yang dapat memecah-belah persatuan umat.

2. Mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk mendukung gerakan menjadikan pondok pesantren sebagai pusat kegiatan keagaman, kemaslahatan umat, dan majelis ilmu.

3. Menolak segala paham radikalisme, terorisme, intoleransi di lingkungan pondok pesantren sebagai upaya menjaga dan merawat NKRI.

4. Menolak segala bentuk kegiatan yang provokatif, menghasut, ujaran kebencian, hoaks atau berita bohong, serta politisasi isu SARA dalam pileg dan pilpres 2019.

5. Mendukung Polri dalam menciptakan situasi Kamtibnas yang aman, daman, dan sejuk selama pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.

 

Simak juga video pilihan berikut ini: