Pulau Maharo, Surga Tersembunyi di Sulawesi Utara

Oleh Liputan6dotcom pada 27 Nov 2018, 08:02 WIB
Diperbarui 27 Nov 2018, 08:02 WIB
Ilustrasi Pulau Tropis

Liputan6.com, Jakarta - Pulau Mahoro di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengantarkan kabupaten tersebut meraih penghargaan tingkat nasional dalam bidang pariwisata untuk kategori Surga Tersembunyi Terpopuler 2018.

"Pulau Mahoro membuat Sitaro mendapat penghargaan dari Anugerah Pesona Indonesia (API) untuk kategori Surga Tersembunyi," kata Bupati Sitaro, Evanglien Sasingen di Sitaro, Senin 26 November 2018, dilansir Antara.

Eva mengatakan penghargaan itu merupakan pencapaian yang luar biasa dan kesuksesan bersama pemerintah dan masyarakat Sitaro dalam bidang pariwisata. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung Mahoro dalam nominasi API 2018, dan diharapkan bisa menjadi landasan membuka gerbang pariwisata di kabupaten kepulauan tersebut.

"Selama ini pemerintah terus berupaya mempromosikan berbagai potensi wisata. Dengan penganugerahan ini, semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat luas tentang keindahan pariwisata di Sitaro, khususnya Mahoro," katanya.

Wakil Bupati John Palandung mengatakan, penghargaan ini menjadi sarana promosi destinasi wisata yang lain.

"Ketika mereka mulai mencari tahu tentang Sitaro, tentu kita bisa mempromosikan destinasi lain yang tak kalah indahnya, mulai dari spot diving, wisata budaya serta pantai air panas Lehi, yang mungkin hanya ada di Sitaro," katanya.

Palandung berharap, dengan berbagai upaya dalam mengembangkan destinasi wisata, mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat, sebab nantinya keuntungannya untuk masyarakat pula.

"Salah satunya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, agar tidak merusak alam yang menjadi primadona wisata," katanya.

Kepala Bagian Humas Pemprov Sulawesi Utara Christian Iroth menjelaskan Pulau Mahoro adalah salah satu destinasi wisata yang menjanjikan karena tidak hanya menjual keindahan pantainya tapi juga terdapat peninggalan sejarah berupa benteng Portugis.

"Pokoknya wisatawan yang akan berkunjung ke sana pasti tidak akan menyesal," katanya melalui pesan seluler.

Dia mengatakan saat ini perhatian Pemprov Sulut di bawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven O.E. Kandouw khususnya pada bidang pariwisata sangat serius. Salah satu upayanya adalah pembukaan penerbangan langsung dari Tiongkok ke Manado bebas visa.

Saat ini, Pemprov Sulut terus melakukan pendekatan kerja sama penerbangan langsung dengan beberapa negara di antaranya Malaysia (Kinabalu-Manado), Jerman, dan Italia.

 

Simak video pilihan berikut ini: