Teka-teki Mahasiswa Tewas karena Skripsi

Oleh Reza Efendi pada 24 Nov 2018, 00:04 WIB
Diperbarui 24 Nov 2018, 00:04 WIB
Ilustrasi gantung diri (iStock)
Perbesar
Ilustrasi gantung diri (iStock)

Liputan6.com, Medan - Pemuda berinisial MM ditemukan tewas menggantung di rumahnya, di Jalan Gagak, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pemuda berusia 23 tahun itu ditemukan pada Rabu (21/11/2018). Jasad MM pertama kali ditemukan Ruben, sepupunya, pukul 18.00 WIB.

Ruben yang berusia 9 langsung melaporkan kepada orangtuanya bernama Leston Manurung (45). Merasa panik, Leston langsung menurunkan jasad MM ke lantai.

Kejadian itu mengagetkan warga sekitar. Keluarga sempat membawa jasad MM ke klinik, namun tidak terselamatkan. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

MM disebut-sebut sebagai mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed). Beredar kabar, MM nekat mengakhiri hidup karena skripsinya terus ditolak.

Namun demikian, pihak Unimed membantah bahwa MM terdaftar sebagai mahasiswa. Apalagi disebut-sebut bunuh diri lantaran skripsi yang terus ditolak.

Kepala Humas Unimed, M Surip mengatakan, pihaknya langsung melakukan pengecekan identitas terhadap mahasiswa tersebut melalui bagian akademik dan kemahasiswaan.

"Unimed sudah cek nama tersebut di data akademik, kami tidak menemukan mahasiswa kita atas nama MM," katanya, Jumat (23/11/2018).

Surip menerangkan, pihak Unimed telah mengecek data mahasiswa melalui www.unimed.ac.id/direktori/mahasiswa  dan tidak menemukan nama yang bersangkutan terdaftar di Unimed.

"Sudah kita cek, dan pihak Unimed tidak menemukan nama tersebut," terangnya.

Surip mengungkapkan, staf Badan Administrasi Kemahasiswaan (BAK) Unimed melakukan pengecekan mahasiswa berinisial MM, agar tidak ada keliruan dan penyampaian informasi.

"Pegawai BAK juga sudah cari informasi. Ada staf kita di BAK yang juga tetangga korban. Korban dipastikan bukan mahasiswa Unimed," ungkapnya.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi atas tewasnya MM.

Mengingat pada tubuh MM tidak ditemui tindakan kekerasan, kuat dugaan ini kasus bunuh diri. Keluarga korban meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak melakukan otopsi, dan jenazah segera disemayamkan.

"Pemeriksaan tim Inafis tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kuat dugaan korban meninggal dunia akibat bunuh diri. Keluarga sudah menerima kematian korban," Faidil menandaskan. 

Simak juga video pilihan berikut ini: