Sineas Film Leak Bali Protes Rumah Produksi dari Jakarta

Oleh Dewi Divianta pada 06 Nov 2018, 18:00 WIB
Diperbarui 08 Nov 2018, 09:13 WIB
Film Leak Bali

Liputan6.com, Denpasar - Mimi Jegon, produser dan sutradara film berjudul Leak menyesalkan produser asal Jakarta yang memproduksi film serupa karya garapannya. Menurut dia, judul film dan tema yang diangkat tak jauh berbeda. Lokasi syuting pun dilakukan di Bali.

Melalui Co-Produsernya, Galuh Bilen, Mimi Jegon melayangkan protes. Sebab, film Leak garapannya telah tayang di bioskop lokal pada tahun 2017. Saat ini, publik tengah menunggu kelanjutan film Leak yang telah rampung diproduksi dan diberi judul Leak 2.

Leak 2 pun tinggal menunggu penjadwalan untuk tayang di bioskop seluruh Indonesia. "Dari beberapa pemberitaan, produser asal Jakarta itu melibatkan artis nasional dan akan memulai proses syuting pada November tahun ini," kata Galuh, Senin (5/10/2018).

Ia mengakui jika produser asal Jakarta itu menambahkan kata di belakang Leak pada judul film garapannya. "Namun, tetap saja tema yang diangkat adalah tentang Leak yang notabene sudah pernah saya angkat menjadi sebuah film produksi asli anak muda Bali," ucapnya.

Galuh menyayangkan mengapa produser asal Jakarta itu tak melakukan cek dan ricek terlebih dahulu mengenai judul dan tema film yang akan diangkatnya.

"Sebagai sutradara muda asal Bali, Mimi Jegon berusaha mengangkat Bali dengan membuat judul Leak. Namun, malah ada orang lain yang tanpa cek terlebih dahulu apakah ada atau tidak adanya film berjudul Leak sebelumnya dan akan segera melakukan proses produksi," kata Galuh.

Yang ia tahu, produser asal Jakarta itu mengangkat tema Leak lantaran belum pernah ada yang menggarapnya. "Padahal tahun lalu sudah tayang dan sekarang film Leak 2 menunggu jadwal tayang di bioskop nasional," bebernya.

Saat ini, Galuh mengatakan, Mimi Jegon tengah berada di Jakarta untuk proses peluncuran film Leak 2. Segala proses perizinan sudah didapat.

"Film karya Mimi Jegon dengan judul Leak 2 juga telah dinyatakan lulus sensor pada 5 Juni 2018 lalu. Sekarang ini hanya menunggu jadwal tayang saja. Sementara di sisi lain, rumah produksi asal Jakarta ini baru akan mulai proses syuting," ucapnya.

Saksikan video pilihan berikut ini: