Mimpi Polwan Garut Tembus Jajaran Elit Paralayang Dunia

Oleh Jayadi Supriadin pada 20 Okt 2018, 12:03 WIB
Diperbarui 20 Okt 2018, 12:16 WIB
Olahraga paralayang di bukit Parama Satwika Garut

Liputan6.com, Garut Cabang olahraga paralayang dan gantole Garut, Jawa Barat, segera naik kelas. Dalam waktu dekat, kedua cabang olahraga ekstrem itu, akan menggelar kejuaraan paralayang putri se-Asia di Bukit Parama Satwika.

"Perkiraan sekitar awal Maret tahun depan," ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna yang menjadi pembina olahraga itu di Garut, Jumat 19 Oktober 2018.

Naiknya pamor olahraga paralayang di Garut dalam kurun waktu hampir setahun terakhir, ikut membuka pecinta mata dunia, terutama asosiasi dan penggemar olahraga itu, untuk menggelar olahraga tersebut. "Akhirnya saya sambut tantangan itu," ujar dia.

Dalam kejuaraan paralayang pertama se Asia di Jawa Barat itu, nomor yang dilombakan hanya kategori putri, sementara untuk putra belum terlaksana. "Mungkin untuk putra di awal, kita Kejurnas dulu sekitar Desember, baru awal Maret kejuaraan Asia itu," kata dia.

Untuk itu, selama 4 bulan masa persiapan, dirinya terus berkoordinasi dengan semua pihak terutama Pemda Garut berikut KONI, yang membidangi semua cabang olahraga. "Ini kesempatan emas tidak hanya mengorbitkan paralayang, namun juga Garut di mata dunia terutama Asia," kata dia.

Untuk para atlet Garut, lembaganya akan segera mendaftarkan 4 Polwan untuk mengikuti seleksi nasional, termasuk membentuk kepengurusan paralayang dan gantole kabupaten Garut.

"Nanti ujiannya di bukit Toga Sumedang, semoga agenda ini bisa mengangkat harkat martabat Garut," kata dia bangga.

Terhitung sejak Kapolres Budi menahkodai Polres Garut hampir setahun terakhir, minat dan animo masyarakat terhadap olahraga ekstrem ini terus meningkat. Tercatat pada April lalu, paralayang Garut, berhasil meraih rekor MURI, dengan jumlah penerjungan tim terbanyak di Indonesia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Live Streaming

Powered by