103 Teknisi Andalan PLN Sulselrabar Terjun ke Lokasi Gempa Bumi Palu

Oleh Eka Hakim pada 30 Sep 2018, 12:00 WIB
Diperbarui 30 Sep 2018, 12:00 WIB
PLN Sulselrabar Kirim 103 Teknisi Andalan ke Lokasi Gempa Bumi Palu (Humas PLN Sulselrabar/ Eka Hakim)
Perbesar
PLN Sulselrabar Kirim 103 Teknisi Andalan ke Lokasi Gempa Bumi Palu (Humas PLN Sulselrabar/ Eka Hakim)

Liputan6.com, Makassar - Hampir sama yang dilakukan instansi lainnya di Sulsel, PT. PLN (Persero) Sulselrabar juga tak ingin ketinggalan dalam berpartisipasi membantu korban bencana alam gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut mengirim 103 orang teknisi andalannya untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik di daerah tersebut pasca gempa bumi dan tsunami terjadi. Tepatnya sejak Jumat 28 September 2018.

"Para teknisi yang kami turunkan ke lokasi gempa bumi di Palu memiliki kompetensi sebagai teknisi pemeliharaan jaringan listrik tegangan rendah dan menengah," kata General Manager PT PLN Sulselrabar, Bambang Yusuf, Sabtu (29/9/2018).

Selain itu, pihaknya juga tak lupa mengikut sertakan tim pekerjaan dalam keadaan bertegangan (PDKB).

"Tim tanggap darurat tersebut akan bergabung dengan personel dari PLN Wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo. Serta dengan PLN Pembangkitan Penyaluran Sulawesi," terang Bambang.

Sesuai dengan agenda yang ada, tim perbantuan tersebut, ucap Bambang, akan beroperasi di Palu selama lima hari. Namun waktunya dapat ditambah ketika tenaganya dianggap masih diperlukan nantinya.

"Dalam beroperasi di lokasi bencana, mereka difasilitasi 1 unit mobil PDKB, 4 unit mobil crane, 13 mobil kru dan peralatan material, serta 16 unit genset dengan total 228,8 KVA," ujar Bambang.

Dengan keberadaan tim tanggap darurat yang diutus ke daerah dampak bencana gempa bumi dan tsunami di Palu tersebut, diharapkan jaringan listrik di Kota Palu secara keseluruhan dapat segera pulih.

"Prioritas tim tanggap bencana gempa bumi Palu ini untuk pemulihan kelistrikan di sejumlah layanan publik. Mencakup di dalamnya adalah rumah sakit, tempat penampungan pengungsi, dan instalasi air bersih. Kami harap semuanya cepat kembali pulih," kata Bambang.

Saksikan Video Pilihan Di Bawah Ini: