Gara-Gara Selokan, Butet Kertaradjasa Masuk Rumah Sakit di Bali

Oleh Dewi Divianta pada 02 Sep 2018, 19:03 WIB
Diperbarui 02 Sep 2018, 19:03 WIB
Butet Kertaradjasa
Perbesar
Butet Kertaradjasa saat menjalani perawatan di RS Siloam Kuta, Bali (Dewi Divianta/Liputan6.com)

Liputan6.com, Denpasar - Ada-ada saja ulah seniman asal Yogyakarta, Butet Kertaradjasa. Pria kelahiran 21 November 1961 itu harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat ulahnya sendiri saat olahraga kemarin pagi, Sabtu, 1 September 2018.

Ceritanya, Butet tengah berolahraga sambil menikmati eksotisme terasering di Desa Jatiluwih, Tabanan. Saat melintasi selokan, ia mencoba melompatinya. Nahas, ia tak berhasil. Akibatnya, kakinya terluka cukup parah.

Butet kemudian dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Siloam Kuta. "Kejadiannya kemarin pagi (Sabtu 1 September 2018) pukul 10.00 Wita di Terasering Desa Jatiluwih Tabanan," kata Butet kepada wartawan, Minggu 2 (2/9/2018).

Bukan Butet namanya jika tak melawak meski di tengah bencana yang dialaminya. Ia menceritakan detail kronologi peristiwa nahas yang dialaminya sambil bercanda. "Ini akibat bergaya kok. Tidak merasa sudah tua. Saat olahraga bakar kalori di Bali melompati parit di tanjakan, terus jatuh," cerita Butet. 

Akibat peristiwa itu, lutut kiri Butet mengalami luka cukup parah. Dari hasil rontgen RS Siloam terjadi pembekakan pada lutut kiri pendiri Galang Communication tersebut.

"Hasil rontgen enggak bahaya, cuma trauma tulang rawan saja. Lutut kiri sekarang sih masih bengkak," paparnya. Beruntung luka yang dialami tidak terlalu fatal, sehingga Butet tak harus menjalani rawat inap lebih lama di Pulau Dewata. "Sudah keluar rumah sakit. Sekarang sedang berkunjung ke rumah teman," ujarnya.

 

* Saksikan keseruan Upacara Penutupan Asian Games 2018 dan kejutan menarik Closing Ceremony Asian Games 2018 dengan memantau Jadwal Penutupan Asian Games 2018 serta artikel menarik lainnya di sini.

 

Simak video pilihan berikut ini: