Boost Sanur Village Festival Gerbang Digitalisasi Layanan Publik

Oleh Dewi Divianta pada 22 Agu 2018, 04:00 WIB
Diperbarui 24 Agu 2018, 03:13 WIB
Sanur Village Festival

Liputan6.com, Denpasar - Sanur Village Festival 2018 kembali digelar. Event tahunan yang digagas Yayasan Pembangunan Sanur itu tahun ini mengambil tema Mandala Giri; The New Spirit of Heritage. Event yang diselenggarakan pada 22-26 Agustus 2018 itu digelar di Pantai Matahari Terbut, Sanur.

Tahun ini, Sanur Village Festival menggandeng Boost, platform ekonomi digital milik PT Axiata Digital Service Indonesia yang merupakan anak perusahaan dari Axiata Digital Service Sdn Bhd, Malaysia. 

Ketua Umum Boost Sanur Village Festival Ida Bagus Gede Sidharta Putra atau Gusde menjelaskan, event kali ini ditandai dengan dimulainya digitalisasi layanan publik. Ya, Boost ikut menandai lompatan destinasi wisata ini dalam berbenah diri meramaikan era digital. 

Pada momen itu akan diluncurkan aplikasi Gowes yang merupakan layanan penyediaan sepeda yang nyaman, mudah, dan ramah bagi pengendara. "Fasilitas digital lain yang bisa diakses melalui ponsel sedang disiapkan dan akan menyusul diluncurkan," kata Gusde di Art Hotel Sanur, Senin, 20 Agustus 2018. 

Sarana ini akan dilengkapi dengan berbagai jenis layanan dalam satu aplikasi SanurApps di antaranya transpor mobil listrik, direktori bisnis dan UKM, pembayaran nontunai serta sejumlah fasilitas lain yang kini sedang dalam proses penyiapan. 

Khusus untuk Gowes akan diperkenalkan dalam acara seremonial pembukaan Boost Sanur Village Festival Kamis, 23 Agustus 2018. Berbagai acara akan dimulai Rabu, 22 Agustus yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, sedangkan seremonial peresmian akan dilakukan Menteri Pariwisata pada hari kedua.

Di sepanjang pantai dan Jalan Danau Tamblingan terdapat 12 titik yang menyediakan 110 sepeda Gowes yang bisa diakses melalui aplikasi ponsel dengan biaya yang sangat murah. Untuk menunjang kelancaran mengakses aplikasi ini, khusus selama pelaksanaan Boost Sanur Village Festival disediakan koneksi internet gratis.

"Bersepeda jelajah desa selain sehat dan ramah lingkungan, juga memudahkan pengguna yang leluasa menjangkau wilayah Sanur," kata Gusde.

Sanur yang sangat padat perlu pembenahan yang mendasar dalam layanan transportasi. Uji coba penggunaan tiga mobil listrik bergerak (electric shuttle car) berkapasitas 14 penumpang yang akan melayani warga maupun wisatawan di Sanur adalah salah satu upaya menjaga Sanur tetap manusiawi.

"Kami akan menambah fasilitas ini hingga 300 unit sepeda dan mengembangkan electric shuttle car sesuai kebutuhan untuk mencapai seluruh wilayah di Sanur," kata Gusde.

Ia mengaku terus melakukan terobosan untuk layanan yang sehat, nyaman, dan efesien. Wisatawan yang kini didominasi generasi melek teknologi dan milenial menginginkan praktik pariwisata yang mudah, cerdas, aman dan semuanya dapat dilakukan dengan ponsel pintar. 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini

Simak video menarik berikut di bawah : 

2 dari 2 halaman

Penghormatan untuk Gunung Agung

Menpar Arief Yahya Puji Konsistensi Sanur Village Festival 2016
Sanur Village Festival (SVF) 2016

Sejumlah kegiatan akan digelar pada perhelatan Boost Sanur Village Festival 2018. Di antaranya adalah surfing competition, beach clean up & tree planting, cartoon exhibition, photography contest & exhibition, paiting exhibition, lomba jukung, food festival, coral plantation, music and culture show, fashion show, peluncuran buku ‘Sanur, Merawat Tradisi di tengah Modernitas’ dan sejumlah kegiatan lainnya.

Mengangkat tema ‘Mandala Giri’ yang merupakan sebuah semangat pemikiran untuk memusatkan perhatian kembali kepada Gunung Agung. Ketika aktivitas vulkanik Gunung Agung meningkat pada November 2017 dan berulang kali erupsi hingga saat ini adalah kenyataan yang memberikan refleksi dalam hal kemanusiaan, persaudaraan, dan pendekatan terhadap alam.

Sanur, meskipun tidak memiliki gunung, tetapi dari kawasan pantai dapat disaksikan panorama Gunung Agung yang anggun. Selain itu, Sanur memiliki pura yang merupakan pelinggih Gunung Agung, seperti terdapat di Pura Giri Kusuma yang bermakna candi bunga yang dibangun di tengah air. Hal ini mencerminkan telah adanya kesadaran pentingnya gunung.

Bagi masyarakat Bali, letusan Gunung Agung bukan hanya sebagai pralina, tetapi juga utpeti atau proses penciptaan kehidupan baru. Aliran mineral yang dibawa oleh air dan abu gunung memberikan kesuburan dan kerahayuan atau kesejahteraan. Inilah tema Boost Sanur Village Festival 2018.

Lanjutkan Membaca ↓