Liburan Keluarga Polisi Banjar di Waduk Riam Kanan Berujung Petaka

Oleh Liputan6.com pada 20 Agu 2018, 14:02 WIB
Diperbarui 20 Agu 2018, 14:02 WIB
Ilustrasi Tenggelam
Perbesar
Ilustrasi Tenggelam (istockphoto)

Liputan6.com, Martapura - Seorang anggota Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan, Brigadir Kepala Fajar Purnomo tenggelam di Waduk Riam Kanan, Ahad siang, 19 Agustus 2018. Keberadaannya masih dalam pencarian hingga malam hari.

Kepala Kepolisian Resor Banjar AKBP Takdir Mattanete mengatakan, upaya pencarian dilakukan sejak korban dinyatakan tenggelam hingga malam hari tetapi belum berhasil ditemukan.

"Kami masih melakukan upaya pencarian menurunkan personel dari Polres Banjar, anggota Satbrimobda, dan dibantu personel Pencarian dan Pertolongan dari kantor SAR yang menurunkan peralatan," ujarnya di Martapura, dilansir Antara.

Menurut Kapolres melalui Kasubag Humas Iptu Sugiarto, anggota Banit 6 Satuan Intelkam Polres Banjar itu tenggelam di Waduk Riam Kanan. Tepatnya di Pulau Sirang, Desa Belangian, Kecamatan Aranio.

Ia menerangkan insiden tenggelamnya Bripka Fajar Purnomo terjadi saat ia beserta istri Laili Sumiati dan anaknya yang bernama Indonesia Arya sedang memancing di wilayah Waduk Riam Kanan sekitar pukul 12.00 Wita.

Keberadaan anggota Polri yang berusia 35 tahun dan tinggal di Komplek Saadah I Martapura itu dalam rangka liburan keluarga besar menikmati keindahan alam dan waduk sambil memancing ikan.

Saat kejadian setelah makan siang di Pulau Sirang, klotok atau perahu bermesin yang membawa keluarga besar korban bergerak menuju lokasi pemancingan. Saat di tengah waduk, anak korban jatuh.

Korban yang saat itu tengah duduk di buritan kapal refleks terjun ke air untuk menolong anaknya. Namun, ia kesusahan. Melihat situasi itu, sang istri ikut terjun berusaha membantu suami dan anaknya.

Pengemudi kelotok mendengar ada yang terjatuh ke air langsung memutar balik arah kelotok. Salah seorang keluarga istri korban melemparkan tali hingga berhasil menarik istri korban dan anaknya.

Saat masih berada di dalam air, posisi anak dan istri korban cukup jauh dari korban. Diduga ia terseret arus air danau sehingga tidak sempat ditolong dan hilang tenggelam di dalam waduk berbentuk danau yang cukup luas itu.

Sementara itu, Kapolres Banjar dan sejumlah pejabat utama serta Dansat Brimobda Kombes A Daulay mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan pencarian korban berjalan maksimal.

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

Saksikan video pilihan berikut ini: