Teka-teki Mobil Terbakar Saat Salat Jumat di Boyolali

pada 10 Agu 2018, 03:01 WIB
Teka-teki Mobil Terbakar Saat Salat Jumat di Tepi Jalan Boyolali

Boyolali - Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembakaran mobil di Dusun Kliwonan, Desa Cangkringan, Banyudono, Boyolali, Jumat lalu, 3 Agustus 2018. Ternyata, Honda Brio berpelat B 1472 SIT itu merupakan mobil hasil perampokan.

Polisi pun sudah mengantongi identitas para pelaku curas ini. Dalam waktu dekat, para pelaku yang diperkirakan berjumlah 15 orang itu akan segera ditangkap.

"Penyidikan kami sudah mengarah siapa pelakunya. Kami masih melakukan penyelidikan lagi sebelum menangkap para pelaku," ujar Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi melalui Kasat Reskrim AKP Willy Budianto, Rabu, 8 Agustus 2018.

Willy mengatakan, mobil milik Heri Anto (26), warga Dusun Ponco Widodo, Desa Blagung, Kecamatan Simo itu diambil paksa oleh para pelaku di sebuah kos di wilayah Boyolali Kota, Jumat dini hari. Pemilik mobil juga sempat dipukul dengan gagang pedang.

"Si korban sempat disuruh masuk mobil dan dipukuli di dalam mobil itu, lalu dia dikeluarkan dari mobil dan mobil dibawa lari para pelaku," ujarnya.

Korban selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polres Boyolali. Namun, mobilnya keburu dibakar terlebih dahulu oleh para pelaku di pinggir jalan saat warga tengah melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Willy menyayangkan peristiwa anarkistis ini. Boyolali yang saat ini sangat nyaman ditinggali dinodai orang yang beraksi premanisme. Polisi kini mengusut hingga tuntas kasus ini.

"Harapannya tidak ada lagi kasus-kasus semacam ini," kata Willy.

Heri Anto kepada polisi mengaku, sebelum pembakaran mobil terjadi, dia bersama kekasih dan dua temannya sedang nongkrong di sekitar alun-alun kidul kompleks perkantoran terpadu Pemkab Boyolali, Kamis malam, 2 Agustus 2018. Saat itulah, ada orang yang tengah berkelahi di dekat mobilnya.

Baca berita menarik JawaPos.com lainnya di sini.

 

2 of 2

Korban Salah Sasaran

20160224-mobil terbakar-istock
Ilustrasi Mobil Terbakar (iStockphoto)

Takut terjadi apa-apa, Heri dan teman-temannya itu langsung pergi meninggalkan kawasan alun-alun tersebut. Keesokan harinya, dia yang tengah berada di kos digeruduk oleh belasan orang dengan membawa senjata tajam.

Heri pun dipaksa menyerahkan kunci mobil dan dipukul kepalanya lalu membawa kabur mobil tersebut. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

"Saya menduga saya ini menjadi korban salah sasaran," imbuh kasat mengulang keterangan korban.

Sebelumnya, warga di Dusun Kliwonan, Desa Cangkringan, Kecamatan Banyudono, Boyolali digemparkan dengan terbakarnya sebuah mobil di pinggir jalan desa setempat, Jumat siang, pekan lalu.

Tidak ada yang tahu penyebab terbakarnya mobil sedan tersebut. Api tiba-tiba membesar dan melalap hingga habis mobil tanpa penumpang itu.

Warga juga tak tahu pasti penyebab kebakaran tersebut. Saat kejadian, tak ada warga yang melihatnya karena bersamaan salat Jumat.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓