Jasad Tanpa Kepala Bersabuk Lambang TNI Hebohkan Warga Deli Serdang

Oleh Reza Efendi pada 08 Agu 2018, 02:03 WIB
Diperbarui 08 Agu 2018, 02:03 WIB
Jasad Tanpa Kepala Bersabuk Lambang TNI Hebohkan Warga Deli Serdang
Perbesar
Tidak ada identitas lain pada jasad tanpa kepala yang ditemukan warga di kebun sawit di Deli Serdang, Sumatera Utara. (Liputan6.com/Reza Efendi)

Liputan6.com, Medan - Penemuan jasad tanpa kepala di Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menghebohkan warga sekitar. Jasad itu ditemukan di perkebunan sawit milik warga.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu mengatakan, jasad pertama kali ditemukan warga pada Minggu, 5 Agustus 2018. Saat ditemukan, kondisi jasad sudah sudah membusuk dengan jenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia 40 tahunan-an.

"Yang pertama kali nemukan warga setempat, yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani," kata Martualesi, Senin, 6 Agustus 2018.

Saat pertama kali ditemukan, posisi jasad dalam keadaan telungkup tanpa kepala. Dugaan sementara, jasad itu merupakan korban pembunuhan dengan cara digorok pada bagian leher.

Dari tubuhnya tidak ditemukan identitas. Ketika ditemukan, jasad tanpa kepala itu mengenakan kemeja merek Cardinal warna putih, celana jins warna abu-abu merek Levis, dan sepatu kulit. Di pinggangnya terdapat sabuk PDH lambang TNI AD.

"Berdasarkan keterangan pemilik kebun sawit, terakhir panen sekitar dua pekan lalu, tepatnya 22 Juli 2018. Kuat dugaan, mayat berada di lokasi setelah tanggal itu," kata Martualesi.

Tim Inafis Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan telah turun untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara, jasad tanpa kepala itu dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumut untuk diautopsi.

Belum ada warga Desa Namorube Julu yang mengenali maupun yang merasa kehilangan anggota keluarga atas temuan jasad itu. Pihak kepolisian mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dapat melihatnya di RS Bhayangkara.

"Jika mengetahui informasi mengenai kejadian ini, dapat menghubungi kami di nomor 08126345618," Martualesi menandaskan.

Saksikan video pilihan berikut ini: