Miris, Persiapan 3 Tahun Lebih untuk Asian Games 2018 Rusak dalam Sehari

Oleh Nefri Inge pada 23 Jul 2018, 08:00 WIB
Diperbarui 25 Jul 2018, 07:13 WIB
Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring

Liputan6.com, Palembang - Perusakan fasilitas Stadion Gelora Sriwijaya di Jakabaring Sport City (JSC) yang dilakukan suporter Sriwijaya Football Club (Sriwijaya FC) saat melihat tim kebanggaannya kalah melawan Arema FC pada Sabtu, 21 Juli 2018, menyisakan pekerjaan rumah tambahan bagi persiapan Asian Games 2018.

Pasca-insiden anarkis tersebut, pengelola Jakabaring Sport City (JSC) Palembang langsung mensterilisasi semua venue Asian Games di JSC Palembang dari berbagai aktivitas olahraga.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Selatan (Sumsel), Ahmad Yusuf Wibowo menyayangkan insiden tersebut. Pasalnya, waktu persiapan semakin mepet karena Asian Games tinggal menyisakan waktu kurang dari sebulan.

"Kami sangat kecewa dan mengharapkan ini tidak terulang kembali. Kita sudah menghubungi pihak venue dari Inasgoc dan segera melayangkan surat ke PT JSC agar melakukan Lock Down," katanya saat menggelar konferensi pers di Wisma Atlit JSC Palembang, Minggu malam, 22 Juli 2018.

Menurut Yusuf, pihaknya kini harus bekerja esktra keras untuk memperbaiki kerusakan fasilitas di Stadion Gelora Sriwijaya JSC Palembang. Meskipun tenggang waktu hingga even Asian Games 2018 masih 26 hari lagi, mereka hanya diberi waktu hingga akhir bulan untuk menyelesaikan semua persiapan venue Asian Games di Palembang.

"Tinggal 10 hari lagi, perbaikan akan dimulai pada hari Senin (23/7/2018) dan harus clear semua pada tanggal 31 Juli 2018," ujarnya.

Seluruh venue di JSC Palembang kini hanya boleh digunakan untuk pengerjaan seluruh persiapan Asian Games 2018. Seluruh pertandingan yang sudah dijadwalkan menggunakan venue di JSC Palembang, langsung dihentikan.

Pihak pengelola masih belum bisa menentukan kerugian akibat aksi anarkis suporter Sriwijaya FC. Mereka kini masih mempertimbangkan apakah fasilitas yang dirusak bisa diperbaiki atau harus dipesan lagi.

Yusuf berharap perbaikan bisa selesai cepat. Apalagi, mereka sudah menyiapkan seluruh fasilitas Asian Games 2018 itu selama 3 tahun 8 bulan belakangan. Waktu tersebut terbilang sangat cepat dibandingkan tuan rumah Asian Games sebelumnya yang bisa memakan waktu hingga delapan tahun.

"Show must goes on, sekarang bicaranya cara mengobatinya. Apakah ini murni kriminal atau tidak, sudah kita serahkan ke pihak berwajib untuk mengusut dan menuntaskan secara hukum," katanya.

Terkait kasus kerusuhan, enam orang sudah ditahan. Untuk menghindari insiden serupa, mereka memperbanyak pengamanan dan memantau menggunakan CCTV dengan resolusi zoom yang tinggi.

Saksikan video pilihan berikut ini:

 

Live Streaming

Powered by