Garut Bersolek Sambut Api Obor Asian Games 2018

Oleh Jayadi Supriadin pada 23 Jul 2018, 09:02 WIB
Diperbarui 23 Jul 2018, 09:02 WIB
Rakor penyambutan api obor Asian Games
Perbesar
Rakor penyambutan obor Asian Games 2018. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Liputan6.com, Garut - Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menjadi salah satu daerah jalur perlintasan api obor Asian Games 2018 terus bersolek menyambut kedatangan api abadi Asian Games yang diagendakan melintasi Kota Dodol itu, 12-13 Agustus 2018 mendatang.

Pelaksanaan pesta akbar olah raga terbesar se-Asia di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan, memang sudah di depan mata. Rangkaian persiapan Asian Games pun terus dilakukan.

Total perjalanan obor Asian Games 2018 yang akan dibawa rombongan pejabat daerah, atlet nasional dan mantan atlet yang berasal dari Garut hingga para tamu itu, akan diarak sejauh 13 kilometer.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Kuswendi mengatakan, rencannya kirab obor akan melintasi Jalan Raya Kadungora-Leles-Otista-Cimanuk-Jalan Kabupaten hingga berakhir di Babancong, Garut Kota, yang menjadi titik kumpul masyarakat.

"Rombongan juga akan melibatkan sejumlah personel dari kalangan TNI dan polisi," ucapnya, Sabtu, 21 Juli 2018.

Setibanya di bangunan tua simbol kebanggaan masyarakat Garut itu, rombongan pawai obor Asian Games 2018 akan disambut gelaran seni hingga malam. "Sejarah ini harus dirayakan bersama, sebelum beranjak ke kota lain," ujar dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

 

 

2 dari 3 halaman

Anggaran Penyambutan Kirab Obor Siap Dicairkan

Perbaikan infrastuktur jalan menyambut obor Asian Games
Perbesar
Perbaikan infrastruktur jalan menyambut obor Asian Games 2018. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, untuk mendukung persiapan penyambutan obor itu, lembaganya segera menyediakan bantuan anggaran yang diambil dari kas Bantuan Tak Terduga (BTT). "Saya akan segera tanda tangani," kata dia.

Menurutnya, kedatangan obor Asian Games ke XVIII ke Kabupaten Garut, harus digunakan dengan baik untuk mengenalkan seluruh potensi alam Garut kepada dunia.

"Ini bukan hanya menyangkut Kabupaten Garut, tapi ini nama baik bangsa dan negara," kata dia.

Selain Kabupaten Garut, beberapa daerah lainnya di Jawa Barat dilintasi kirab obor. Sebut saja Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kota Bogor, dan Kabupaten Purwakarta.

Sesuai edaran Menteri Dalam Negeri, kepada bupati/wali kota yang daerahnya dilintasi torch relay kirab obor, agar melakukan kegiatan persiapan untuk pengerahan masyarakat, pelajar, dan mengadakan sejumlah festival kebudayaan.

Selain atlet nasional, lima mantan atlet nasional asal Garut turut bergabung dalam kirab obor Asian Games di kota Intan Garut itu. "Mereka akan berlari membawa obor secara bergilir dari mulai jalan Sigobing sampai Babancong," ujar dia.

3 dari 3 halaman

Perbaikan Jalan Terus Dikebut

Perbaikan infrastuktur jalan menyambut obor Asian Games
Perbesar
Perbaikan infrastruktur jalan menyambut obor Asian Games 2018. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Untuk menyambut kedatangan obor Asian Games, pemkab Garut terus berbenah. Beberapa jalur yang akan dilalui terus diperbaiki. Salah satunya jalur Kecamatan Kadungora.

Seluruh jalur utama di area pintu masuk menuju Garut itu, langsung dibersihkan. Muspika Kecamatan Kadungora yang dibantu TNI dan Polri, telah menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan jalur di sepanjang itu.

Danramil Kadungora, Kapten Infanteri Ahun mengatakan, suatu kehormatan bagi masyarakat Kadungora dan Garut pada umumnya, bisa menjadi salah satu rute yang dilewati api Asian Games.

"Kami gotong royong memberikan untuk kesuksesan Asian games," kata dia.

Bukan hanya itu, lembaganya siap membantu kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam rangka pelaksanaan Asian Games.

"Kadungora harus aman tenteram dan membebaskan Kadungora dari premanisme," katanya.

Hal sama disampaikan Kapolsek Kadungora, Kompol Jajang, selain melakukan gotong royong membersihkan jalan yang dilintasi api Asian Games, lembaganya bakal menertibkan parkir liar di pinggir jalan. "Kami mohon dukungan semua pihak," pinta dia.

Lanjutkan Membaca ↓