Serangan KKSB Belum Berakhir di Kenyam Papua, Anggota Brimob Terluka

Oleh Liputan6.com pada 05 Jul 2018, 09:31 WIB
Diperbarui 05 Jul 2018, 09:31 WIB
Penembakan Senjata Api
Perbesar
Ilustrasi Foto Penembakan (iStockphoto)

Liputan6.com, Jayapura - Anggota Brimob Bharada RRG dilaporkan terluka saat baku tembak dengan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di Kenyam, Kabupaten Nduga, Rabu, 4 Juli 2018. Aksi tembak-menembak antara anggota Brimob dan KKSB yang dipimpin Egianus Nigiri itu terjadi sekitar pukul 14.22 WIT.

Lokasi baku tembak berada di belakang ruko milik almarhum Hendrik Kola (38) yang tewas ditembak dan dianiaya oleh KKSB bersama istri Margareta Pali (28) dan mencederai anaknya, Arjuna, pada Senin, 25 Juni 2018.

Dikutip dari Antara, anggota Brimob itu terkena tembakan di bagian paha. Korban langsung dievakuasi ke puskesmas. Pada Kamis (5/7/2018), korban sudah dievakuasi ke Timika untuk mendapat perawatan.

Meski begitu, polisi belum menyampaikan keterangan resmi terkait aksi baku tembak itu. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal yang dihubungi tidak mengangkat maupun membalas pesan singkat.

Serangan KKSB di Kenyam berawal dari penembakan pesawat milik Demonim, Jumat, 22 Juli 2018, hingga mencederai kopilot Fadilla.

KKSB kembali menembaki pesawat pada Jumat, 25 Juli 2018. Kali ini, pesawat Trigana yang mengangkut anggota Brimob yang hendak mengamankan Pilkada Papua diserang hingga melukai pilot Kamil.

Mereka juga menembak dan menganiaya warga sipil hingga menewaskan tiga orang, yakni pasangan suami istri Hendrik Kola/Margareta Pali dan Zainal Abidin, serta melukai anak pasutri Arjuna.

Saksikan video pilihan berikut ini: