7 Polisi Lolos dari Pengadangan Kelompok Bersenjata di Papua

Oleh Liputan6.com pada 28 Jun 2018, 16:00 WIB
Diperbarui 30 Jun 2018, 15:13 WIB
Polisi di Papua. (Liputan6.com / Katharina Janur)

Liputan6.com, Jayapura - Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli mengatakan tujuh anggota Polri yang bertugas mengamankan logistik pilkada gubernur di Distrik Torere selamat dalam insiden pengadangan yang menewaskan dua anggota Polri dan camat setempat Obaja Froaro.

"Tujuh anggota polisi selamat, termasuk tiga anggota yang sebelumnya dilaporkan hilang, " kata Irjen Pol Boy Rafli di Jayapura, Kamis (28/6/2018), dilansir Antara.

Irjen Boy Rafli mengatakan saat ini ketujuh anggota yang selamat sudah berada di Polsek Dabra, wilayah Polres Mamberamo Raya, Papua dan akan dievakuasi ke Jayapura, bersama dua jenazah.

Ketujuh anggota yang selamat, yakni Bripka Maks Anjonderin, Brigpol Steven Auparay, Bripda Daniel Tambunan, Bripda Firmansah, Brigpol Yusuf Toding, Brigpol Mulyadi, dan Briptu Petrus Imbiri.

Sedangkan dua anggota yang meninggal dalam insiden tersebut, yakni Ipda Jesayas H Nusi dan Brigpol Sinton Kabarek. Keduanya anggota Polres Puncak Jaya.

Insiden pengadangan itu terjadi saat Iptu Jesayas Nusi bersama Camat Torere, Obaja Froaro bersama delapan anggota yang tergabung dalam pengamanan Pilkada atau Pilgub Papua di Kabupaten Puncak Jaya dengan menggunakan dua perahu motor kembali dari ke Torere. Mereka tiba-tiba diadang dan ditembaki.

Saksikan video pilihan di bawah ini: