Malaysia Kirim 3 Jenazah TKI Asal NTT, Totalnya Jadi 43

Oleh Amar Ola Keda pada 23 Jun 2018, 22:02 WIB
Diperbarui 23 Jun 2018, 22:02 WIB
TKI NTT
Perbesar
Suasana di Bandara El Tari Kupang sambut kedatangan jenazah TKI NTT (Liputan6.com/Ola Keda)

Liputan6.com, Kupang - Tiga orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal di Malaysia akhirnya dikirim pulang ke NTT, Jumat (22/6/2018).

Ketiga TKI itu antara lain, Martha Mbatu (43) asal Desa Oebelo, Kecamatan Kupang tengah, Kabupetan Kupang, Laurensius Raja (55) asal Kabupaten Ende, dan Rosana Mite (41) dari Kabupaten Sikka.

Pantauan Liputan6.com, tiga jenazah tersebut tiba di Bandara Udara El Tari Kupang, sekitar pukul 13:00 Wita disambut isak tangis keluarga. Ada juga B3TKI NTT, Dinas Nakertrans NTT dan beberapa oraganisasi kemenusiaan lainnya.

Jenazah Martha Mbatu langsung diantar ke kediamannya untuk dikebumikan sedangkan dua jenazah lainnya untuk sementara disemayamkan di ruang jenasah RSU Johanes Kupang dan rencanya akan dipulangkan ke kampung halamannya pada hari Minggu besok.

Plt Kepala BP3TKI NTT Siwa mengatakan ketiganya merupakan TKI ilegal yang bekerja di Malaysia.

"Penyebab kematian belum diketahui karena belum melihat dukumen dari KBRI," ujar Siwa kepada Liputan6.com, Sabtu (23/6/2018).

Dia mengatakan, dengan bertambahnya kematian tiga TKI itu, total jenazah TKI asal NTT yang tewas di Malaysia pada tahun 2018 mencapai 43 orang.