Aksi Penyelamatan Kapolres Banjar Saat Nikmati Libur Lebaran

Oleh Liputan6.com pada 19 Jun 2018, 10:02 WIB
Diperbarui 19 Jun 2018, 10:02 WIB
Ilustrasi tenggelam
Perbesar
Ilustrasi tenggelam

Liputan6.com, Martapura - Naluri memberi pertolongan tak lepas dari diri seorang anggota polisi, meski di luar jam tugas. Seperti yang dilakukan Kapolres Banjar, Kalimantan Selatan, AKBP Takdir Mattanete. Meski sedang berlibur bersama keluarga, dia sigap menyelamatkan nyawa seorang pria pengunjung wisata air "Waterboom" yang sempat tenggelam di tempat itu.

"Saya bersama keluarga kebetulan berada di lokasi kejadian dan mendapati seorang pengunjung sempat tenggelam dengan kondisi lemah," ujar Kapolres di Martapura, Senin, 18 Juni 2018, dilansir Antara.

Kejadian yang hampir merenggut nyawa korban bernama Mansyur berusia 33 tahun terjadi di wahana wisata air Waterboom di Jalan A Yani Km 11 Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Saat kejadian sekitar pukul 12.30 Wita, korban yang merupakan warga Sungai Asam Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, tengah bermain-main di salah satu kolam objek wisata air itu.

Diduga karena kelelahan, korban merasa pusing dan terjatuh ke dalam kolam. Tubuhnya langsung tenggelam dan kakinya menyentuh kaki saksi Syaiful Anwar yang merupakan adik kandung korban.

Melihat sang kakak dalam kondisi tak berdaya, saksi dibantu Kapolres dan Kapolsek Kertak Hanyar Iptu Joni Arif mengangkat tubuh korban. Selanjutnya, tubuh korban dibaringkan dan diberikan bantuan dengan menekan bagian dada dilakukan langsung kedua anggota polisi yang berada di lokasi kejadian itu.

Menurut Kapolres, pertolongan pertama yang diberikan yakni menekan dada korban, sehingga korban bisa bernafas dengan normal setelah tidak mampu bernafas karena kemasukan air.

"Alhamdulillah, setelah diberikan pertolongan pertama dengan menekan dadanya perlahan-lahan, nyawa korban berhasil diselamatkan dan bisa bernafas dengan normal," ucap kapolres.

Atas kejadian itu, ia mengimbau pengunjung objek wisata di Kabupaten Banjar selalu berhati-hati dan mengawasi setiap anggota keluarga, sehingga bisa ditolong jika mengalami musibah.

"Setiap anggota keluarga harus saling mengawasi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan polisi hadir di objek wisata untuk memberikan keamanan maupun kenyamanan pengunjung ," katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini: