Pekikan Semangat Wali Kota Risma untuk Warga Surabaya Usai Tragedi Bom Gereja

pada 22 Mei 2018, 07:01 WIB
Hari Kebangkitan Nasional di Surabaya, Jawa Timur

Surabaya - Usai dirundung ledakan bom di sejumlah tempat di Surabaya, Wali Kota Tri Rismaharini mengajak seluruh warga ibu kota Provinsi Jawa Timur itu bangkit. Masyarakat tidak boleh menyerah dengan apa pun dan siapa pun yang ingin memecah belah dan merusak niat warga kota untuk berbuat baik.

"Beberapa hari lalu kita dapat musibah. Bencana yang luar biasa, bencana kehidupan, bencana kemanusiaan. Kita dapat rasakan bersama seluruh sendi kehidupan di Surabaya menurun dan melemah," kata Risma, sapaan akrab Tri Rismaharini, usai upacara bendera peringatan ke-110 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di halaman Taman Surya, Senin, 21 Mei 2018.

"Kita tidak boleh menyerah dari apa pun dan dari siapa pun yang ingin menghancurkan niat dan tekad kita untuk berbuat baik. Kita harus banyak bekerja sama, saling berinteraksi dengan seluruh elemen masyarakat," dia menambahkan.

Pantauan Suarasurabaya.netsebagai inspektur upacara, Risma juga membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika dengan tema "Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia di Era Digital".

Dalam upacara ini, Risma juga memberikan penghargaan dan santunan kepada korban bom Surabaya yang berjasa berusaha menghalangi aksi teror di tiga gereja dan halaman Polrestabes Surabaya. Selain itu, peserta upacara juga memanjatkan doa untuk para korban teror bom Surabaya.

Baca berita menarik lainnya dari Suarasurabaya.net di sini.

Simak video pilihan berikut ini:

2 of 3

Benteng Diri dari Radikalisme

Hari Kebangkitan Nasional di Surabaya, Jawa Timur
Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya memberikan penghargaan dan santunan kepada korban bom Surabaya. (Suarasurabaya.net/Abidin)

Dalam upacara Harkitnas, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berpesan kepada seluruh pelajar dan mahasiswa di Surabaya agar memfilter dari pengaruh paham radikal. Risma mengimbau apabila punya teman yang terpapar paham radikal, agar diajak kembali ke jalan yang benar.

"Anak-anakku, kalian harus banyak melakukan filter. Mungkin ada dari teman-teman kalian yang sudah terindoktrinasi oleh niat kotor dan jahat yang menghancurkan bangsa ini, jangan terpengaruh," ujar Risma usai memimpin upacara peringatan ke-110 Harkitnas di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Senin, 21 Mei 2018.

"Anak-anakku, pererat tali persahabatan kalian, jangan biarkan teman kalian yang sudah terkontaminasi mempengaruhi kalian, tapi ajak mereka kembali. Kalian pasti lebih tahu dari kami," imbuhnya.

Risma juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah tergoda dengan pengaruh buruk yang merusak bangsa. Sebab, kemerdekaan negara ini tidak didapat dengan mudah, tapi dicapai secara bersama.

"Jangan mudah tergoda jika ada seseorang ingin mempengaruhi kalian, karena kemerdekaan Indonesia bukan didapat dari pemberian tapi perjuangan bersama. Kalian harus bisa mempertahankan kemerdekaan Indonesia," kata Risma.

Risma juga mengakui bahwa teror bom sepekan lalu sempat berakibat seluruh sendi kehidupan di Surabaya menurun. Karena itu, pada hari Kebangkitan Nasional ini, Risma mengajak seluruh masyarakat untuk bangkit lagi.

3 of 3

Pakde Karwo 'Nyekar' ke Makam Dr Soetomo

Hari Kebangkitan Nasional di Surabaya, Jawa Timur
Soekarwo, Gubernur Jawa Timur, memimpin tabur bunga dan ziarah di makam Pahlawan Nasional Dr Soetomo di Jalan Bubutan, Surabaya, Senin (21/5/2018). (Foto: Dok. Jatimprov.go.id)

Sementara itu, seusai memimpin upacara peringatan Harkitnas di Grahadi, Gubernur Jawa Timur Soekarwo bersama Forkopimda Jatim melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Dr Soetomo, di Jalan Bubutan Surabaya, Senin, 21 Mei 2018.

Berdasarkan rilis yang diterima Suarasurabaya.net, ziarah ke makam ini merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, selaku pimpinan ziarah bersama rombongan tiba pukul 09.15 WIB. Sebagai awal kegiatan, Pakde Karwo memberikan penghormatan umum kepada Pahlawan Nasional Dr Soetomo yang diikuti oleh seluruh peserta ziarah.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan sekaligus mendoakan arwah Pahlawan Nasional Dr Soetomo. Gubernur juga meletakkan karangan bunga oleh pimpinan ziarah.

Sebelum mengakhiri kegiatan ziarah, Pakde Karwo kembali memberikan penghormatan dan melakukan tabur bunga yang diikuti Forkopimda Jatim dan peserta ziarah lainnya di Makam Dr Soetomo.

Hadir dalam ziarah makam Dr Soetomo tersebut antara lain Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangarmatim sejumlah pejabat utama dari Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya, pejabat di lingkungan Pemprov Jatim, pelajar, serta anggota Pramuka.

Lanjutkan Membaca ↓