Jembatan Ambruk karena Longsor, Dua Desa Terisolasi

Oleh Liputan6.com pada 20 Mei 2018, 14:03 WIB
Diperbarui 20 Mei 2018, 14:03 WIB
Ilustrasi Tanah Longsor-2

Liputan6.com, Indragiri Hilir - Sebuah jembatan sepanjang lebih dari 20 meter yang menghubungkan dua desa di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, terputus akibat longsor yang melanda wilayah itu.

Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Sunarto di Pekanbaru menjelaskan, ambruknya jembatan tersebut menyebabkan akses dua desa masing-masing Kuala Enok dan Desa Tanah Merah terputus.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut," katanya, dilansir Antara, Minggu (20/5/2018).

Dia mengatakan, insiden tersebut berawal saat dua pekerja yang memperbaiki jembatan itu melihat kontur tanah penyangga di salah satu sisi Sungai Perigi. Jembatan kayu tersebut tiba-tiba berlubang.

Tidak berselang lama, pada Sabtu, 19 Mei 2018, siang sekitar pukul 12.30 WIB terdengar suara dentuman keras. Ketika diperiksa badan jembatan tersebut sudah ambruk.

Akibat insiden tersebut, ratusan warga di kedua desa terisolasi. Petugas gabungan dari pemerintah daerah setempat dilaporkan masih berusaha melakukan perbaikan.

"Lokasi kejadian telah kita pasangi garis polisi dan kami juga mengimbau masyarakat tidak mendekat," ujarnya.

Insiden ambruknya jembatan di Kabupaten Indragiri Hilir beberapa kali terjadi dalam kurun waktu setahun terakhir. Indragiri Hilir merupakan kabupaten dengan geografis yang cukup banyak terdapat sungai-sungai kecil.

Biasanya insiden ambruknya jembatan disebabkan oleh derasnya aliran sungai hingga mengikis sisi-sisi sungai penahan jembatan.

 

Simak video pilihan berikut ini: