Kotim dan Kediri Raup Rp 3 Miliar, Contoh Sukses Kerja Sama Daerah

Oleh Liputan6.com pada 30 Apr 2018, 13:02 WIB
Diperbarui 30 Apr 2018, 13:02 WIB
Perdagangan Saham dan Bursa
Perbesar
Ilustrasi foto perdagangan saham dan bursa, serta bisnis. (iStockphoto)

Liputan6.com, Sampit - Kerja sama bisnis antara pemerintah daerah dan pelaku usaha Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dengan Kota Kediri, Jawa Timur, membuahkan hasil menggembirakan dan diharapkan terus berlanjut.

"Selain transaksi langsung saat kegiatan B2B, juga terjadi hubungan bisnis jangka panjang. Dampak positif seperti ini yang memang kami harapkan," kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kotawaringin Timur, Susilo di Sampit, Senin (30/4/2018), dilansir Antara.

Pada Kamis (26/4/2018) lalu, Kotawaringin Timur dan Kediri menggelar kegiatan bersama yang diberi nama 'B2B Expo Two Regions' yang melibatkan pemerintah daerah dan pelaku bisnis kedua daerah. Kegiatan yang digelar di Citimall Sampit itu digagas Kadin kedua daerah.

Susilo menyebutkan, saat kegiatan yang berlangsung satu hari itu, terjadi transaksi sekitar Rp 3 miliar. Transaksi terbesar adalah otomotif yang mencapai Rp 2 miliar, sedangkan sisanya di sektor usaha mikro kecil dan menengah.

Transaksi otomotif meliputi penjualan mobil pemadam kebakaran produk Sysco Fire. Produk ini berupa mobil jenis off road berkapasitas dua orang yang dilengkapi peralatan pemadam kebakaran, sehingga bisa menjangkau segala medan.

Sebanyak lima perusahaan perkebunan kelapa sawit telah memesan mobil yang harganya sekitar Rp 400 juta itu. Melihat antusias itu, pihak produsen memutuskan segera membuka cabang di Palangka Raya dan Sampit, bekerja sama dengan PT Graha Cipta Sumber Artha yang dipimpin Susilo.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Kerja Sama Bentuk Lain

Kerja sama lainnya yang terjalin antara perusahaan di Kotawaringin Timur, yaitu PT Beringin Jaya Sentosa yang dipimpin Hery Supratama Wijaya. Perusahaan ini berencana membangun hotel berkapasitas 100 kamar di Kediri dengan difasilitasi pemerintah daerah dan Kadin Kediri.

"Kegiatan B2B itu kemarin adalah pembuka komunikasi, tinggal bagaimana pelaku usaha memanfaatkannya untuk mengembangkan usaha. Kami mengajak pelaku usaha memanfaatkan hubungan bisnis ini dengan baik. Banyak peluang yang bisa dikerjasamakan," kata Susilo.

Susilo berharap rencana Bupati H Supian Hadi membawa rombongan instansi dan pelaku usaha melakukan kunjungan balasan ke Kediri akan terwujud. Harapannya agar pemerintah daerah dan pelaku bisa melihat secara langsung dan mencari informasi tentang peluang-peluang bisnis yang bisa digarap bersama.

Kadin sangat serius dan akan terus berupaya membantu promosi daerah dan pengembangan dunia usaha di Kotawaringin Timur. Berbagai terobosan akan terus dilakukan untuk memperluas promosi dan pemasaran produk dan potensi Kotawaringin Timur ke luar daerah.

Perdagangan Saham dan Bursa
Perbesar
Ilustrasi foto perdagangan saham dan bursa, serta bisnis. (iStockphoto)
Lanjutkan Membaca ↓