Pasangan Kekasih Ditemukan Bakar Diri di Kamar Kos

Oleh Liputan6.com pada 06 Apr 2018, 09:01 WIB
Diperbarui 08 Apr 2018, 08:13 WIB
Bakar diri

Liputan6.com, Surabaya - Sepasang kekasih diduga mencoba bunuh diri dengan cara membakar diri di kamar kos si perempuan di Jalan Babatan Gang 1 Nomor 15, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Polsek) Wiyung, Ipda Sumarno mengungkap identitas pasangan kekasih tersebut adalah Robi (34) yang tercatat sebagai warga Dukuh Karangan, Babatan, Wiyung, Surabaya, dan Eni (40), warga Jalan Srigading, Desa Oro-oro Ombo, Kartoharjo, Madiun.

"Sepertinya ini pasangan selingkuh karena di kartu identitas KTP, keduanya sama-sama berstatus menikah," ujarnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (6/4/2018) dini hari, dilansir Antara.

Polisi memastikan Robi telah beristri dan memiliki tiga anak di rumah. "Anaknya masing-masing berusia 10, 7, dan 1 tahun," katanya.

Sedangkan dari pihak perempuan, polisi masih belum mendapatkan data pasti. Keduanya kini dirawat di Rumah Sakit Wiyung Sejahtera Surabaya.

"Oleh pihak dokter, kami belum diperbolehkan masuk untuk menggali keterangan dari masing-masing korban," ucapnya.

Informasi lainnya yang dihimpun polisi, rumah kos di Jalan Babatan Gang 1 nomor 15, Wiyung, Surabaya, yang menjadi lokasi bakar diri, terdaftar atas nama korban perempuan sejak sekitar lima bulan yang lalu. Sesekali, pasangannya datang mengunjunginya.

"Menurut pemilik kos, setiap korban lelaki ini datang, kedua orang ini selalu bertengkar di dalam kamarnya," katanya.

 

 

2 of 2

Dugaan Penyebab Api

Pemalsuan bunuh diri (1)
Ilustrasi kobaran api. (Sumber Pexels)

Pada Kamis malam, 5 April 2018, Robi kembali menemui Eni. Namun, polisi masih belum mengetahui apakah pasangan itu bertengkar terlebih dahulu sebelum ditemukan terbakar atau tidak.

"Dodi Suprayogi, pemilik kos, mendapati kamar yang ditempati kedua orang ini tiba-tiba terbakar pada sekitar pukul 23.45 WIB tadi malam," ujar Sumarno.

Dugaan sementara, yang menyulut api adalah korban perempuan, dengan terlebih dahulu mendekap pasangannya. Api yang membesar kemudian berhasil dipadamkan oleh warga setempat.

"Ini dugaan saya, korban perempuan menyalakan api di kasur yang terbuat dari kapuk, dengan terlebih dahulu mendekap korban lelaki agar tidak bisa lari, sehingga keduanya sama-sama terbakar," katanya.

Kondisi korban lelaki diinformasikan terbakar 80 persen. "Saya belum mengetahui kondisi korban perempuan karena sampai sekarang belum diperbolehkan masuk oleh pihak Rumah Sakit Wiyung Sejahtera," ucap Sumarno.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓