Terungkap Motif Pertengkaran Perempuan Bercadar dan Sopir Ojek Online di Jalan

Oleh Fauzan pada 16 Mar 2018, 22:54 WIB
Diperbarui 16 Mar 2018, 22:54 WIB
Ojek Online
Perbesar
Pertengkaran sopir ojek online dan perempuan bercadar. Foto: (Fauzan/Liputan6.com)

Liputan6.com, Makassar - Bagaimana rasanya jika tiba-tiba diajak nikah oleh seorang wanita yang baru saja kita kenal? Hal itulah yang dirasakan oleh Andrew, pemuda yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online di Kota Makassar.

Saat itu Andrew mendapat orderan dari seorang wanita bernama Suhartini. Andrew diorder untuk  mengantar wanita bercadar itu  ke Kantor Departemen Agama Kota Makassar yang terletak di Jalan Rappocini, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar Sulawesi Selatan pada Rabu, 14 Maret 2018.

Setibanya di sana, Suhartini meminta Andrew untuk mengantarnya masuk ke dalam Kantor Departemen Agama Kota Makassar. Tak curiga sedikitpun sopir ojek online itu menuruti permintaan Suhartini.

Saat di dalam kantor Departemen Agama Kota Makassar, oleh Suhartini, Andrew malah diminta untuk menandatangani surat pernikahan. Tanpa pikir panjang Andrew tentu saja menolaknya.

"Awalnya saya diorder untuk antar dia ke Kantor Depag Kota (Makassar). Setibanya disana saya diminta antar dia masuk, eh  disuruh tandatangani surat, ternyata surat pernikahan, ya saya tolak dan keluar dari ruangan," kata Andrew, Jumat, 16 Maret 2018.

Ternyata wanita bercadar itu tak menyerah begitu saja. Ia kemudian mengejar Andrew keluar dan berusaha membujuk sopir ojek online itu untuk menandatangani surat pernikahan itu.

 

 

Bikin Heboh Warganet

Awas, Menggunakan Telepon Seluler Saat Berkendara Akan Ditilang
Perbesar
Pengemudi ojek online mengoperasikan telepon seluler sambil mengendarai sepeda motor di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (8/3). Polisi menilai tindakan itu membahayakan karena pengemudi menjadi tidak fokus di jalan raya. (Liputan6.com/Arya Manggala)

Kejadian ini sontak menghebohkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Rappocini, Kota Makassar.

Yusran, salah seorang saksi mata dalam kejadian itu mengatakan bahwa sempat terjadi perdebatan kecil antara wanita bercadar tersebut dan pemuda pengemudi ojek online di depan kantor Departemen Agama Kota Makassar.

"Sempat heboh warga, karena dikira ada kejadian apa. Ramai. Katanya ada cewek bercadar paksa tukang ojek online untuk menikahi dirinya," kata dia.

Tak lama setelah Kegaduhan itu, aparat kepolisian dari Polsek Rappocini tiba di lokasi kejadian lalu membawa Andrew dan Suhartini ke Mapolsek Rappocini untuk dimediasi.

"Menghindari keributan kita bawa mereka berdua ke Mapolsek untuk dimediasi," kata Kapolsek Rappocini, Kompol Kodrat saat dikonfirmasi.

 

Baru Kenal Sehari

Awas, Menggunakan Telepon Seluler Saat Berkendara Akan Ditilang
Perbesar
Pengemudi ojek online menggunakan telepon seluler sambil mengendarai sepeda motor di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (8/3). Menurut pihak kepolisian kecelakaan akibat penggunaan telepon genggam saat mengemudi kerap terjadi.(Liputan6.com/Arya Manggala)

Ternyata sehari sebelumnya Andrew dan Suhartini telah saling kenal. Andrew mengenal wanita itu dari kawannya yang kebetulan berteman dengan Suhartini.

"Iya dikasih kenal dari teman," kata Andrew singkat.

Keesokan harinya, lanjut Andrew, ia kemudian dikirimi pesan melalui Whatsapp untuk menjemput wanita bercadar itu.

"Iya dia mau diantar, ya saya minta diorder kembali," ucap Andrew.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti alasan Suhartini tiba-tiba meminta Andrew untuk menikahi dirinya. Karena wanita bercadar itu menolak saat hendak diwawancarai.

Saksikan video pilihan berikut ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓