Kematian Misterius Wanita Asal Ponorogo Usai Berkencan di Hotel

Oleh Liputan6.com pada 08 Mar 2018, 12:30 WIB
Diperbarui 08 Mar 2018, 12:30 WIB
Jenazah
Perbesar
Ilustrasi Foto Jenazah (iStockphoto)

Liputan6.com, Madiun - Petugas Polres Madiun masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor) Polri Cabang Surabaya guna mengungkap penyebab kematian Nasri, seorang wanita asal Kabupaten Ponorogo yang diduga tidak wajar dan mencurigakan.

Kepala Satuan Reskrim Polres Madiun AKP Ngadiman saat dihubungi wartawan, Rabu mengatakan, pihaknya telah mengirim sejumlah sampel tubuh korban untuk diperiksa lebih lanjut.

"Penyebab kematian korban masih belum diketahui. Kami masih menunggu hasil labfor beberapa hari lagi," ujar AKP Ngadiman, dilansir Antara.

Menurut dia, sejumlah sampel tubuh wanita itu yang dikirim ke Surabaya, di antaranya adalah cairan lambung, darah, dan juga urine. Sampel tersebut dibawa ke Labfor Polri Cabang Surabaya untuk diperiksa lebih detail, guna mengetahui apakah terdapat unsur bahan kimia yang mematikan.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya juga belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan tersebut. Meski demikian, polisi telah memintai keterangan dari tujuh orang saksi dalam kasus itu.

Adapun tujuh saksi tersebut antara lain, dua orang pegawai Hotel Surya Indah, tiga orang dari tim medis Rumah Sakit Griya Husada Madiun, kemudian suami korban, serta saksi seorang pria yang merupakan teman menginap korban di Hotel Surya Indah.

 

 

2 dari 2 halaman

Dibawa Teman Kencan

5 Hotel 'Nakal' di Mancanegara
Perbesar
Ilustrasi Hotel (Pexels)

Seperti diketahui, seorang wanita berusia 36 tahun warga Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo diduga meninggal dengan tidak wajar saat dibawa ke Rumah Sakit Griya Husada Madiun pada Selasa, 6 Maret 2018, oleh teman kencannya yang waktu itu mengaku sebagai saudara korban.

Belakangan diketahui, sebelum tewas, korban bersama lelaki yang membawanya ke rumah sakit itu sempat menginap di kamar nomor 121 di salah satu hotel di wilayah Kaibon, Kabupaten Madiun. Polisi lalu menyelidiki lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi mengamankan pakaian korban, sebuah sprei, dan beberapa barang bukti lainnya. Kasus tersebut masih terus didalami.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓