Pacari Anak Mayor, Kedok Marinir Gadungan Terkuak Saat Urus Nikah

Oleh Azwar Anas pada 25 Jan 2018, 05:00 WIB
Diperbarui 25 Jan 2018, 05:00 WIB
Marinir Gadungan
Perbesar
Afandin (tengah), Marinir gadungan diamankan tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal (Boni Bani/JawaPos.com)

- Asahan Aksi M. Rinaldi alias Afandin yang mengaku sebagai anggota [Marinir] (3234871 "") memberi peringkat Sersan Kepala yang berada di Batalyon Batalyon Marinir Marinir Marinir 10 telah berakhir.

Rinaldi ditemukan oleh perampokan Maritim (3218228 "") yang ditangkap oleh Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV Naval Base IV (Lantamal) IV melalui Unit I Jatanrasla pada hari Senin, 22 Januari 2018.

Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI, R. Eko Suyatno, mengatakan status Afandin sebagai penipuan [Marinir] (3232176 ") ditemukan saat merencanakan untuk melakukan surat pernikahan di Koramil Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumatera Utara).

[bacajuga: Baca Juga] (3235869 3234347 3236186)

Saat itu, kecurigaan Koramil berasal dari angka Afandin 14 digit. Jumlahnya berbeda dengan yang dipakai anggota TNI AL pada umumnya. Selanjutnya, Koramil melaporkan kejadian tersebut ke sebuah keluarga wanita yang kebetulan bertugas sebagai anggota jajaran TNI AL dari Mayor.

"Informasi itu langsung dilaporkan ke Sintel Lantamal IV dan langsung diikuti oleh Unit I Jatanrasla di bawah komando Komandan Unit Laut Besar (Amirudin)," kata Eko seperti dikutip dari JawaPos.com .

Baca berita menarik lainnya dari JawaPos.com di sini .

 

Proses Pengintaian

Ilustrasi anggota Marinir AS
Perbesar
Ilustrasi anggota Marinir AS (AP)

Proses pengintaian tersebut dilakukan Unit I Jatanrasla di rumah biaya Afandin yang berada di Perum Merapi Subur Block A 2 No.6 Kecamatan Tembesi Desa Sagulung Batam.

"Kira-kira Senin pagi, petugas gadai itu muncul di halaman rumah kosnya dengan menggunakan kendaraan dan langsung menahan Unit I Jatanrasla WFQR Lantamal IV tanpa bertengkar," katanya.

Dari pengakuan Marinir almarhum, diyakini bahwa menyamar sebagai Marinir dari peringkat Sersan Kepala telah dieksekusi selama lima bulan. Dia melakukannya dengan penuh niat, memotivasi Eva Dewiyanti Siagian untuk menikahinya.

Afandin juga sebelumnya datang ke Kepri Police menggunakan seragam PDL Marinir untuk menemui temannya. Selain memakai Marinir Afandin juga menggunakan pakaian PDL AD AD Raider 112.

Saat proses penggeledahan di rumah kosnya, Unit I Jatanrasla berhasil menemukan atribut yang sering digunakan, di antaranya pakaian PDH lengkap dengan atributnya berpangkat Sersan Kepala dengan kesatuan Brigif 3 MAR Yonif 10 MAR, satu bundel berkas administrasi permohonan nikah, Surat kehilangan KTA.

"Setelah ditangkap Afandin kemudian dikoordinasikan dengan Batam Pomal Lanal dan Polsek Sagulung untuk proses hukum lebih lanjut," tambahnya.

Tonton video opsional ini:

[vidio:] (https://www.vidio.com/watch/305918-to-take-to-take-to-take-patrolling)

Lanjutkan Membaca ↓