Aksi Pintar Gadis Cilik Kabur dari Penculik

Oleh Liputan6.com pada 24 Jan 2018, 03:02 WIB
Penculikan Anak

Liputan6.com, Surabaya - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya menjemput seorang bocah berinisial VD, yang diduga korban penculikan. Gadis cilik itu berhasil melarikan diri dari seorang pengendara motor yang membawanya, saat mengisi bahan bakar di SPBU Raci, Pasuruan, Jawa Timur.

Gadis kecil yang masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar itu segera turun dari sepeda motor dan berjalan ke arah petugas SPBU Raci sambil menangis dan mengeluh lapar. Aksinya itu menarik perhatian banyak orang di sekitar, yang kemudian segera menyelamatkannya dengan menghubungi kepolisian setempat.

"Kami segera menjemputnya setelah dihubungi oleh Kepolisian Resor Pasuruan," ujar Kepala Sub Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Surabaya, Iptu Harun saat dikonfirmasi setibanya di Surabaya sekitar pukul 01.00 WIB, pada Selasa, 23 Januari 2018, dilansir Antara.

Ayah korban, Lilik Indrayanto, turut serta diajak polisi saat menjemput gadis cilik yang diculik itu. VD, yang hingga dini hari itu masih berseragam sekolah, langsung memeluk ibunya, Astuti, saat bertemu di Kantor Unit PPA Polrestabes Surabaya. Tangis keduanya pun pecah.

Astuti mengisahkan bahwa putri ketiganya itu hilang dan diduga diculik saat dirinya yang sedang mengendarai sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal. Ia menabrak pagar jembatan di Jalan Nginden Intan Surabaya pada Senin, 22 Januari 2018, sekitar pukul 15.00 WIB.

 

 

 

2 of 2

Lelaki Berambut Sebahu

Penculikan Anak
Ilustrasi Foto Penculikan Anak (iStockphoto)

Dalam kecelakaan itu, Astuti membonceng VD dan putra bungsunya yang masih TK. Putra bungsunya terluka parah di kepala dan langsung ditolong seorang pengendara sepeda motor dengan membawanya ke Rumah Sakit Premiere Nginden.

"Saya lihat VD tidak terluka dan telah ditolong oleh pengendara sepeda motor lainnya," ucap warga Rungkut Barata Surabaya itu.

Astuti mengira pengendara motor lain yang menolong VD turut mengikutinya ke arah Rumah Sakit Premiere Nginden. Namun hingga pukul 19.00 WIB, putrinya itu tak pernah datang. Astuti lalu melaporkan dugaan penculikan ke polisi.

Informasi sementara yang dihimpun polisi, penculik gadis cilik itu diduga seorang lelaki berambut panjang sebahu. Ia segera tancap gas begitu melihat VD dikerumuni banyak orang setelah berhasil menyelamatkan diri di SPBU Raci, Pasuruan.

Kini, sambung Harun, penanganan yang paling utama saat ini adalah mengobati trauma korban.

"Lebih detailnya biar nanti disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim atau Kapolrestabes Surabaya," ujarnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓