Ayam di Moncongloe Berkokok Tengah Malam, Pertanda Supermoon?

Oleh Eka Hakim pada 24 Jan 2018, 00:02 WIB
Diperbarui 25 Jan 2018, 19:13 WIB
Supermoon 2018

Liputan6.com, Makassar Fenomena supermoon yang diprediksi akan berlangsung 31 Januari- 2 Februari 2018 oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tak hanya berpotensi terjadinya banjir rob atau air laut pasang di beberapa daerah di Sulawesi Selatan. 

Supermoon juga diyakini memicu dampak terjadinya perubahan perilaku pada hewan ternak. Salah satu yang terlihat sekarang pada ternak ayam milik masyarakat yang berada di perkampungan. Salah satunya di Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulsel.

Rina Arifah (30) warga Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros, Sulsel mengatakan beberapa hari sebelumnya ayam yang ada di sekitar rumahnya tiba-tiba berkokok di malam hari, seperti saat menyambut pagi hari.

"Tiga hari berturut-turut ayam tetangga saya berkokok sekitar pukul 23.00 Wita. Jadi agak aneh karena baru kali ini mendengar ayam berkokok tengah malam," kata Rina kepada Liputan6.com, Rabu (24/1/2018).

Ibu yang memiliki seorang anak itu mengaku sempat keluar ke teras rumahnya dan memperhatikan keadaan di langit. Ia melihat ada perubahan cuaca di mana alam di sekitar rumahnya berwarna cerah kemerah-merahan seperti waktu memasuki pagi hari.

"Ayam tetangga itu berkokok mungkin karena adanya perubahan cuaca itu atau mungkin karena mendekati supermoon," ujar Rina.

 

Ayam Supermoon
Ayam bermalam di atas pohon (Liputan6.com/ Eka Hakim)

Kepala Bidang Observasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Iksan, mengatakan pihaknya belum mendapatkan referensi akan dampak yang ditimbulkan oleh fenomena supermoon terhadap perubahan prilaku hewan ternak khususnya ternak ayam tersebut.

"Kalau potensi banjir rob yang diakibatkan oleh fenomena supermoon itu juga sebatas prediksi saja. Nah kalau dampak kepada perubahan prilaku hewan saya belum dapat referensi soal itu," kata Iksan.

Fenomena supermoon diprediksi terjadi 31 Januari 2018. Wujudnya sangat spesial karna terjadinya berbarengan antara bulan purnama dengan gerhana bulan total.

"Fenomena supermoon ini membuat bulan memancarkan warna merah selama 1 jam 16 menit," Iksan menandaskan

Saksikan video pilihan di bawah ini: