Aksi Sadis Gerombolan Perampok Mobil di Jatim

Oleh Dian Kurniawan pada 17 Jan 2018, 21:00 WIB
Diperbarui 17 Jan 2018, 21:00 WIB
Ilustrasi perampokan mobil dengan modus baru melempar telur
Perbesar
Ilustrasi perampokan mobil dengan modus baru melempar telur

Liputan6.com, Surabaya - Jamroni seorang sopir mobil rental harus berjuang dengan maut ketika lehernya tiba-tiba terlilit sabuk pengaman (safety belt). Gerombolan perampok spesialis mobil, yang masing-masing berinisial JY, FR, NS dam MH menjerat leher Jamroni dengan alat pengaman berkendaraan tersebut.

Namun, aksi gerombolan tersebut berhasil dihentikan setelah tim Jatanras Direskrimum Polda Jawa Timur berhasil menangkap kawanan perampok spesialis mobil itu.

Gerak cepat polisi ini berdasarkan laporan warga yang menemukan korban perampokan, Jamroni, dalam kondisi mulut dan mata tertutup lakban, kaki dan tangannya terikat. Dia diturunkan paksa di Desa Ngembal kecamatan Tutur Pasuruan.

"Salah seorang pelaku menelepon ke salah satu rental dengan tujuan untuk sewa mobil, kemudian setelah menghubungi rental mobil kemudian teman-temannya yang merupakan para pelaku membawa muter-muter ke wilayah Lumajang," tutur AKBP Bobby Tambunan, Kasubdit Jatanras Direskrimum Polda Jawa Timur, Selasa, 16 Januari 2018.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kronologi Kejadian

Gerombolan Perampok di Surabaya
Perbesar
Gerombolan perampok di Surabaya beraksi menggunakan sabuk pengaman. (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Berdasarkan keterangan korban, Bobby mengungkapkan kronologi kejadian itu. Salah satu pelaku menjerat Jamroni dengan sabuk pengaman dan mengancam akan membunuh jika dirinya melawan.

"Kemudian dikalungkan celurit selanjutnya diikat pakai tali dan menggunakan lakban," kata Bobby.

Pelaku yang lain mengambil alih kemudi. Kemudian, korban dibuang di daerah Pasuruan.

Bobby menambahkan para tersangka mengaku baru melakukan tindak kejahatan tersebut. Namun, polisi tidak serta merta percaya dengan keterangan yang diberikan.

"Mereka pasti melakukan di beberapa TKP, masih kita dalami, karena informasinya mereka melakukan di daerah Malang, Pasuruan, Surabaya, dan Bangkalan," ucapnya.

Tidak hanya mobil rental, kendaraan lain juga menjadi target kejahatan komplotan JY ini. JY merupakan seorang residivis kawakan yang kerap melakukan penggelapan puluhan kendaraan bermotor roda dua dan empat.

"Saat dilakukan pengembangan, tersangka otak perampokan (JY) sering melakukan hal-hal yang membahayakan. Dan petugas terpaksa (menembak) kakinya," ujar Bobby.

Dari penangkapan yang dilakukan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yakni sebuah mobil Honda Mobilio, sebilah celurit, seutas tali, lakban, dan sabuk pengaman.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓